Untuk Disiarkan : Jumat 21 November 2014
Reporter :
Iladiena Zulfa
Himpunan
Mahasiswa Jurusan (HMJ) Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) gelar bedah buku I
Am Malala. Acara ini berlangsung kemarin pukul 09.00-12.00 WIB, di teater
lantai dua Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM) UIN Jakarta. Acara yang
berkerjasama dengan Penerbit Mizan ini berhasil menghadirkan lebih dari 150
peserta. Adapun narasumber yang hadir dalam acara ini yaitu, Duta Besar Pakistan,
H.E Atiyah Mahmood, dan perwakilan dari Mizan yang juga merupakan salah satu
dari 500 orang yang berpengaruh di dunia, Irfan Amalee. Acara ini mendiskusikan
mengenai seorang perempuan Pakistan yang berjuang agar anak perempuan bisa
mengenyam pendidikan seperti anak laki-laki di daerahnya. Selain itu, acara ini
juga menayangkan feature “Penembakan Malala oleh Taliban” dan penampilan
angklung dari mahasiswa.
Ketua panitia
acara, mahasiswa PMI semester lima, Diqu Zahrobi Alfadia, menuturkan, tujuan
utama bedah buku ini adalah untuk menutup acara Comdev Days, sekaligus memberi
kesan kepada mahasiswa bahwa wanita juga punya hak yang sama seperti pria. Diqu
juga menambahkan, acara ini bermaksud untuk menyampaikan aspirasi bahwasanya
wanita itu tidak selamanya harus di sumur dan dapur. Wanita bisa menjadi
seperti Malala, wanita juga bisa seperti laki-laki,dalam bidang pekerjaan, yang
membedakan hanya kodratnya saja.
Salah satu
peserta acara, mahasiswi Fakultas Adab dan Humaniora (FAH), jurusan Bahasa dan
Sastra Arab (BSA) semester satu, Nur’aini, mengaku ikut acara ini karena
melihat sosok Malala adalah perempuan yang motivatornya adalah ayahnya sendiri,
sama seperti dirinya. Aini juga menambahkan, Malala disini meneruskan
perjuangan ayahnya agar semua perempuan bisa mendapatkan pendidikan yang baik.
0 komentar:
Posting Komentar