Berita untuk disiarkan pada program NEWSTAINMENT, Senin-Jum'at pukul 09.00-10.00 WIB

Tampilkan postingan dengan label Berita Reporter 2014. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita Reporter 2014. Tampilkan semua postingan

Minggu, 22 Februari 2015

RDK FM Gelar Pelantikan Calon Anggota Baru

Reporter                      : Aditiya Awaludin
Untuk Disiarkan          : Senin 23 Februari 2015

Setelah masa pendidikan yang berlangsung selama dua bulan, kini calon anggota RDK FM Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM) 2014-2015, yang berjumlah 29 orang resmi dilantik sebagai anggota. Pelantikan berlangsung di Curug Seribu, Gunung Bunder, Bogor, Jawa Barat, dengan tema “Make Unity and Sense of Belonging in Community (MUSIC). Pelantikan kali ini di buat berbeda dari pelantikan tahun lalu, karena tahun ini menggunakan tenda atau berkemah sebagai kamar dan tempat berteduh para calon anggota.  

Menurut ketua pelaksana, Irfan Farhani, pelantikan kali ini berjalan dengan lancar, dan sesuai recana. Walau ada beberapa kendala, seperti fisik para calon anggota yang belum bisa menyesuaikan cuaca setempat. Irfan berharap agar pelantikan tahun depan bisa lebih baik dari tahun ini, karena ekspektasi tahun ini pun lebih baik dari tahun sebelumnya.

Salah satu calon anggota RDK FM, Ihsan Permana, menuturkan, pelantikan ini sangat luar biasa, baik dalam segi pelantikan, kekeluargaan, dan pendidikan. Dalam pelantikan kali ini calon anggota mendapatkan banyak ilmu seperti, kekeluargaan, kekompakan, dan cara menyelesaikan masalah.


Yoga akan Meriahkan Festival of India

Untuk Disiarkan          : Senin 23 ebruari 2015
Reporter                      : Halida Septianidar

Festival of India yang akan digelar pada 10 Maret 2015 di Auditorium Harun Nasution nanti, akan memamerkan  budaya India dan kelas tarian India, serta  juga akan dimeriahkan dengan kelas yoga. Rektor UIN Jakarta, Prof. Dr. Dede Rosyada, MA sangat mengapresiasi rencana digelarnya Festival of India ini.


Divisi komunikasi Pusat Pelayanan Kerjasama Internasional (PLKI), Cut Erika Ananda Fatimah, SE, MBA, mengatakan, demontrasi yoga nanti akan dipimpin oleh Ravi M Dixit, dengan tema Yoga for Better Living selama 15 menit.

Kamis, 19 Februari 2015

Pro Kontra Mobil Nasional Di Kalangan Mahasiswa

Untuk disiarkan          :           Kamis 19 Februari 2015
Reporter                      :           Syahiddah Azzahra dan Dimas Bagus Laksono

Akhir-akhir ini masyarakat Indonesia dikejutkan dengan rencana Presiden Joko Widodo untuk kembali menciptakan mobil nasional. Rencana kembali mewacanakan mobil nasional di Indonesia ini mendapatkan berbagai macam reaksi di kalangan masyarakat. Hal ini desebabkan, karena pihak Indonesia justru melakukan kerjasama dengan  masih memasok seluruh perlengkapannya bukan dari negeri sendiri. Pemerintah rencananya akan melakukan kerjasama dengan pemerintah Malaysia, dan dalam hal ini PT. Proton Group lah yang akan diajak kerjasama dalam proyek mobil nasional ini. Tentunya hal ini semakin mengundang pro dan kontra di kalangan masyarakat tak terkecuali mahasiswa, tentang rencana pemerintah tersebut.

Mahasiswa jurusan Perbandingan Agama semeseter dua, mengatakan, tidak setuju dengan sikap yang akan diambil pemerintah. Ricky mengatakan, walaupun baru rencana, tetapi sikap yang dilakukan pemerintah itu sama saja dengan bentuk ketidak percayaan pemerintah dengan produk dan SDM lokal, padahal ini merupakan proyek mobil nasional, harusnya full (dibaca: ful) pengerjaannya ada di negeri sendiri.

Mahasiswa jurusan Tafsir Hadist semester empat, Faruqi Ismail, juga hampir memiliki pendapat yang sama dengan Ricky. Faruqi mengaku tidak setuju dengan sikap yang akan diambil pemerintah. Faruq juga menambahkan, harusnya pemerintah mengembangkan perusahaan-perusahaan mobil lokal yang sudah ada, dan mempromosikannya, karena dengan tindakan seperti itulah, maka perusahaan-perusahaan mobil lokal bisa semakin terkenal dan dikenal di seluruh dunia.





Faundrising Class Untuk Mahasiswa UIN Jakarta

Untuk disiarkan          :           Kamis 19 Februari 2015
Reporter                      :           Dimas Bagus Laksono

Rabu kemarin di ruang Diorama Auditorium Harun Nasution UIN Jakarta, dilaksanakan kegiatan Faundrising Class. Kegiatan yang bekerja sama dengan pihak Social Trust Fund (STF) UIN Jakarta ini menghadirkan Muhammad Arifin Purwakanata (President Assosiate Faundraising Indonesia) dan Arliana Saliman (Public Faundrising Director ACT) sebagai pembicara. Acara yang berlangsung dari pukul 09.00-15.00 ini berlangsung cukup meriah dan mendapatkan respon positif dari mahasiswa UIN Jakarta. Hal ini terbukti dengan banyaknya mahasiswa yang menghadiri acara ini, khususnya mereka yang aktif dalam kegiatan keorganisasian di kampus.
           
Amirul Hasan, Marketing and Communication Manager STF UIN Jakarta, menjelaskan, Faundrising Class ini diselenggarakan untuk memberikan pelatihan dan pengetahuan kepada mahasiswa khsususnya di bidang pencarian dana. Acara ini terbagi kedalam beberapa sesi seperti, pelatihan cara mencari sponsor, cara menggalang dana perusahaan, dan mengoptimalkan potensi dana publik. Amirul menambahkan, kegiatan ini juga dilaksakan untuk mencari volunteer (dibaca: voluntir) dan faundraiser (dibaca: fanraiser) baru STF UIN Jakarta.


Mahasiswa jurusan Dirasat Islamiyah semester dua, Muhammad Abu Tholhah, mengatakan, cukup senang bisa ikut menjadi peserta Faundrising Class yang diselenggarakan STF UIN Jakarta. Abu mengatakan, ilmu dan pelatihan yang diberikan selama acara sangat bermanfaat, karena ilmu seperti ini, belum tentu didapatkan di dalam kelas.

Pelepasan Wisudawan FDIKOM Angkatan 95

Untuk Disiarkan          : Jumat 20 Februari 2015
Reporter                       : Syahidah Azzahra

Rabu kemarin Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDIKOM) menggelar pelepasan untuk mahasiswa yang akan diwisuda pada Sabtu mendatang. Pelepasan ini digelar di teater lantai dua gedung FDIKOM, dan turut dihadiri oleh Drs. Arif Subhan selaku Dekan FIDKOM. Sebelumnya, para wisudawan mengantri untuk mengambil baju toga untuk dikenakan saat wisuda berlangsung, dan acara pelepasan ditutup dengan foto bersama setiap jurusan dengan Dekan FIDKOM.

Salah satu wisudawati dari jurusan Bimbingan Penyuluhan Islam (BPI), Amini Rahma, mengatakan, sangat senang bisa lulus dengan waktu yang sesuai harapan, dan nilai yang cukup memuaskan, semoga setelah ini bisa berguna untuk orang banyak.


Salah satu wisudawan terbaik, Abdul Muis, mengharapkan, kedepannya FDIKOM dapat mempunyai karakteristik tersendiri sesuai nama fakultasnya, jadi setelah lulus dari FDIKOM dapat merasa bangga dan percaya diri.

Selasa, 17 Februari 2015

Setujukah BG Dilantik Menjadi Kapolri? Ini Pendapat Mahasiswa

Untuk Disiarkan          : Rabu 18 Februari 2015
Reporter                      : Aldinah Rosmi

Setelah gugatan Komisaris Jenderal (Komjen) Budi Gunawan (BG) dikabulkan oleh hakim pada putusan sidang praperadilan Senin lalu, pelantikan Komjen Budi Gunawan sebagai Kepala Kepolisian Republik Indonesia (KAPOLRI) pun masih menjadi polemik. Kini warga Indonesia menunggu keputusan dari Presiden Joko Widodo terkait dilantik atau tidaknya Budi Gunawan yang sampai saat ini masih menjadi misteri. Hal tersebut juga memicu munculnya tanggapan dari masyarakat Indonesia tak terkecuali mahasiswa UIN Jakarta.

Salah satunya tanggapan dari mahasiswa Fakultas Ushulludin, Jurusan Tafsir Hadits semester empat, Novita Fauziah, yang mengatakan, tetap  tidak setuju jika Komjen Budi Gunawan dilantik, meskipun Budi Gunawan dinyatakan bukan tersangka pada sidang praperadilan Senin lalu. Novi menuturkan, integritas Komjen Budi Gunawan telah hilang, dibalik polemik ini kelihatan ada antek-antek pada kepentingan tertentu yang mengendalikan. Namun Novi berharap, Presiden Joko Widodo tidak melantik Komjen Budi Gunawan, karena menurut Novi masih banyak calon-calon yang masih bersih, yang tidak terlibat kasus.


Pendapat senada  juga muncul dari mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) jurusan Ilmu Politik semester akhir, Fikry Al-Farisy, yang menyatakan, tidak setuju jika Budi Gunawan dilantik, karena menurut Fikry, pelantikan Budi Gunawan itu berlandaskan kepentingan politik bukan kepentingan lembaga. Meski demikian menurut Fikry, Komjen Budi Gunawan nampaknya positif dilantik karena ada kepentingan dari pihak tertentu dan tidak mungkin ada calon lain mengingat semua ini dikendalikan oleh segolongan partai.

Senin, 16 Februari 2015

Mahasiswa UIN Jakarta Turut Peringati Hari Kanker Anak Internasional

Untuk Disiarkan          : Selasa 17 Februari 2015
Reporter                      : Rizkika Utami

Peringatan Hari Kanker Anak Internasional telah digelar kemarin di Fx Sudirman, Jakarta. Acara yang berlangsung dari pukul 06.30 ini diawali dengan funwalk (dibaca: fanwolk) bersama 1000 volunteer (dibaca: voluntir). Beberapa mahasiswa UIN Jakarta turut menjadi volunteer dengan menggunakan dresscode (dibaca: dreskod) resmi dari panitia acara. Pada peringatan dengan tema Indonesia Goes for Gold ini, volunteer membagi-bagikankan pita emas. Karena, pita emas adalah simbol keberanian dari seluruh pahlawan kecil yang saat ini berjuang melawan penyakit kanker.

Salah satu volunteer dari UIN Jakarta, mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), jurusan Ekonomi Syariah semester dua, Halimatussa'adiyah, mengatakan, acara ini sangat menarik karena melibatkan khalayak tanpa batasan usia. Kanker dikenal dengan penyakit yang mematikan, namun bukan alasan untuk menyerah. Banyak yang telah membuktikan, anak-anak ketika kecil yang mengidap kanker, dengan kesabaran dan pengobatan intensif bisa sembuh saat dewasa dan menjadi duta kanker, seperti yang Halimah lihat pada acara tersebut. Halimah menambahkan, penderita kanker hanya butuh support (dibaca: suport) dari orang-orang sekitarnya untuk sembuh, bangkit, dan menjadi generasi emas untuk membangun Indonesia.


Selain Halimah, mahasiswa yang turut menjadi volunteer dari Fakultas Sains dan Teknologi (FST), jurusan Agribisnis semester empat, Widyatama Wahyuningras, mengatakan, sangat tertarik mengikuti acara kanker tersebut karena, teman Widya juga mengidap penyakit kanker, dan lewat acara inilah Widya ingin memberikan semangat kepada pasien penderita kanker. 

Validasi Wajib Ga Sih?

Untuk Disiarkan          : Selasa 17 Februari 2015
Reporter                      : Rizkika Utami

Validasi adalah menyalin ulang atau melaporkan kembali bukti pembayaran semester. Mahasiswa hanya melampirkan bukti pembayaran untuk disimpan di map yang sudah disediakan di ruang Tata Usaha fakultas masing-masing. Seperti halnya di Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM), ada beberapa mahasiswa yang melakukan validasi, tetapi ada juga yang tidak melakukan validasi.

Salah satu pengurus TU FDIKOM, Ahmad Fathoni, menyatakan, validasi wajib bagi mahasiswa. Tujuannya untuk mengecek kembali keuangan dari awal semester sampai dengan akhir semester. Selain itu juga untuk memperlancar data di bagian keuangan fakultas. Dikhawatirkan data yang dipegang mahasiswa hilang atau rusak, dengan melakukan validasi, dapat mem-­back up (dibaca: bek ap)data tersebut. Ahmad menambahkan, dengan validasi, juga dapat mempermudah mahasiswa jika ingin melakukan bebas SPP. Ahmad berharap kepada mahasiswa agar terus melakukan validasi setiap semesternya untuk mem-back up data.


Salah satu mahasiswa FIDKOM jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), semester empat, Anis Nur Fitriani, mengatakan, Anis melakukan validasi saat semester satu saja. Dari semester dua sampai saat ini, Anis tidak melakukan validasi, karena saat liburan Anis tidak ke kampus. Tetapi, Anis mengaku, selalu menyimpan bukti pembayaran dengan rapih di rumah.

Minggu, 15 Februari 2015

Prospek Cuaca Mingguan BMKG, DKI Jakarta Waspada Banjir

Untuk Disiarkan          : Senin 16 Januari 2015
Reporter                      : M. Nurman Novian

Manusia memang membutuhkan air, namun jika air itu begitu melimpah kebutuhan itu akan menjadi ancaman, yaitu banjir salah satunya. Ancaman banjir khususnya di DKI Jakarta masih menghantui, hal ini senada dengan Prospek Cuaca Mingguan yang dinyatakan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) di web resminya www.bmkg.go.id. Pada web-nya, BMKG menyatakan prospek cuaca mingguan di DKI Jakarta yang masuk dalam kategori wilayah JABODETABEK, 13-15 Februari 2015 berpotensi hujan ringan,sedang, hingga lebat. Begitu juga untuk tanggal 16-19 Februari mendatang, DKI Jakarta masih berpotensi hujan.

Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM) UIN Jakarta, Ihsan Kurnia, mengatakan, curah hujan yang tidak terlalu besar namun turun cukup lama akan mengakibatkan genangan air dimana-mana, dan ketika tidak ada yang tempat menampung air tersebut lama-kelamaan akan menjadi banjir. Ihsan juga menambahkan, masyarakat hendaknya harus mewaspadai akan setiap turunnya hujan yang berpotensi banjir.


Hardiansyah, yang juga mahasiswa FDIKOM UIN Jakarta, mengatakan, walaupun DKI Jakarta masih dikatakan berpotensi hujan oleh BMKG, namun jika semua lapisan masyarakat dan pemerintah bergotong-royong untuk mengadakan tindakan prefentif terhadap potensi banjir, maka masyarakat akan lebih siap dalam mewaspadai banjir jika curah hujan tinggi.

Maraknya Pemberitaan Makanan Berbahaya, Ini Pendapat Mahasiswa

Untuk Disiarkan          : Senin 16 Januari 2015
Reporter                      : M. Nurman Novian

Masyarakat kembali digemparkan dengan pemberitaan di berbagai media akan maraknya makanan berbahaya. Pemberitaan ini serentak tidak hanya di satu wilayah saja, khususnya di DKI Jakarta. Apalagi di awal tahun 2015 ini curah hujan meningkat dan mengakibatkan banjir, dan secara otomatis berbagai penyakit bermunculan. Kondisi ini tentu semakin diperparah dengan kembali maraknya makanan berbahaya. Menyikapi hal tersebut, inilah komentar mahasiswa.

Mahasiswa Fakultas Ushuluddin (FU) UIN Jakarta, Zizi Mubarok, mengatakan, makanan berbahaya memang sudah tidak asing lagi di telinga kita. Namun memang akhir-akhir ini pemberitaan di media semakin gencar. Zizi menambahkan, peran serta Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) juga harus lebih maksimal lagi dalam menjalankan perannya.


Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM) UIN Jakarta, Erby Eko, menambahkan, langkah pemerintah dalam mengatasi maraknya makanan berbahaya memang sangat perlu dievaluasi lagi. Erby juga mengatakan, peran diri sendiri juga sangat dibutuhkan, selain memilih makanan yang sehat, masyarakat juga harus tau cara mengecek keaslian nomor BPOM pada makanan tersebut.

Apa itu Valentine?

Untuk Disiarkan                      : Senin, 16 Februari 2015
Reporter                                  : Halida Septianidar

Sabtu kemarin yang bertepatan dengan 14 Februari terkenal dengan perayaan hari kasih sayang atau Valentine. Namun sebenarnya apa yang dimaksud dengan valentine dan bagaimana sejarahnya?

Dikutip dari Republika Online, Ustadz Felix Siaw mengatakan, Valentine sebetulnya berasal dari sejarah Romawi, kaum Romawi merayakan sebuah festival untuk memperingati hari dewi cinta, dan perayaan tersebut ditandai dengan aktivitas seks massal, kemudian diadopsi umat kristiani sebagai hari perayaan gereja atau kasih sayang.
 


Mahasiswi Dirasat Islamiyah (DI) semester tiga, Nurlatifah, menuturkan, tidak tertarik untuk merayakan Valentine karena asal mulanya merupakan perbuatan orang kafir, dan juga terdapat hadits yang menyatakan "barang siapa yang mengikuti suatu kaum maka termasuk dalam kaum tersebut".

Kamis, 12 Februari 2015

Selesai Diperbaiki, Wifi Kampus Bisa Diakses Kembali

Untuk Disiarkan          : Jumat 13 Februari 2015
Reporter                      : Iladiena Zulfa

Perbaikan wifi @MHS.UINJKT.AC.ID yang memakan waktu hampir sebulan ini telah selesai. Sejak seminggu terakhir, mahasiswa sudah bisa mengakses wifi @mhs.uinjkt.ac.id, tidak dengan huruf kapital. Perubahan ini dilakukan karena adanya pergantian perangkat wifi oleh pihak Pusat Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (PUSTIPANDA) yang membuat tampilan login wifi juga berubah.

Salah satu staff PUSTIPANDA, Hanafi, mengatakan, tidak ada syarat khusus untuk mahasiswa yang ingin mengakses wifi tersebut. Mahasiswa bisa mengakses wifi tersebut dengan cara login dengan NIM, sama seperti cara untuk mengakses wifi sebelumnya.


Mahasiswi Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM), konsentrasi Jurnalistik semester tiga, Putri Husnul, mengaku, merasa sangat bersyukur karena mahasiswa dapat mengakses kembali wifi di kampus, tanpa harus pergi ke warnet. Putri juga menabahkan, dirinya tidak mempermasalahkan perubahan perangkat wifi tersebut selama koneksi internet lancar.

Mokrab Bersama HMJ Pendidikan Matematika

Untuk Disiarkan          : Jumat 13 Februari 2015
Reporter                      : Rohima
Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Pendidikan Matematika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Pendidikan, akan melaksanakan Mokrab atau Momen Keakraban. Mokrab ini adalah salah satu acara yang sengaja digelar oleh HMJ Pendidikan Matematika dalam rangka pembekalan pengurus dan materi tentang leadership. Selain itu, acara ini juga dijadikan alat untuk mempererat dan mengakrabkan pengurus HMJ yang baru.
Menurut ketua HMJ Pendidikan Matematika, Lava Himawan, acara ini rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 14 Februari mendatang, dan mengambil tempat di aula utama Pulau Situ Gintung. Lava menambahkan, acara ini akan berlangsung dari pukul 09.00-12.00.

Sedangkan menurut salah satu mahasiswa FITK jurusan Pendidikan Matematika, semester lima, Mia Halpiani, acara ini memang bagus untuk dilaksanakan, karena dengan momen kebersamaan ini, diharapkan kedepannya para pengurus HMJ dapat saling mengenal satu sama lain. Dengan begitu, maka komunikasi yang terjalin antar pengurus akan baik, dan nantinya kinerja di HMJ bisa optimal. 

Rabu, 11 Februari 2015

Dua Mahasiswa UIN Jakarta Menjadi Korban Air Bah Gua Lalay

Untuk Disiarkan          : Kamis 12 Februari 2015
Reporter                      : Syahidah Azzahra

Senin kemarin ramai diberitakan tentang musibah datangnya air bah di kawasan objek wisata Gua Lalay, Majalengka, Jawa Barat yang merenggut dua korban jiwa, satu orang hilang, dan 11 orang luka-luka. Dari beberapa pernyataan berita online, korban adalah mahasiswa UIN Jakarta dan beberapa pemandu wisata dari desa setempat. Dua jenazah yang telah ditemukan merupakan mahasiswa UIN Jakarta, sedangkan satu korban yang belum ditemukan adalah salah satu pemandu wisata. Saat ini korban luka-luka dirawat di Rumah Sakit Unit Daerah (RSUD) Majalengka.

Dikutip dari sumber berita Merdeka.Com yang menghubungi Rachmat Baihaky selaku ketua jurusan Komunikasi Penyiaran Islam (KPI), membenarkan bahwa korban adalah mahasiswa UIN Jakarta. Menurut Baihaky, acara wisata yang dilakukan belasan mahasiswa tersebut bukan berasal dari kampus, sebab saat ini kampus sedang libur.


Baihaky menambahkan, rombongan mahasiswa itu bukan berasal dari fakultas yang ia pimpin, karena telah di cek di Academic Information System (AIS) tidak ada nama-nama korban di Fakultas Dakwah Dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM), dan hingga saat ini masih ditelusuri fakultas dan jurusan mahasiswa yang menjadi korban.

Bank Mandiri Bersama UIN Jakarta Sediakan Pembuatan Rekening Program KAPEL

Untuk Disiarkan          : Kamis 12 Februari 2015
Reporter                      : Iladiena Zulfa

Bank Mandiri bekerjasama dengan kampus UIN Jakarta menyediakan pembuatan rekening program Kartu Pelajar (KAPEL) untuk mahasiswa. Program yang sudah berlangsung sejak awal Februari lalu ini akan berakhir besok, tepatnya tanggal 13 Februari 2015. Rincian biaya pembuatan rekening KAPEL ini meliputi, biaya saldo awal sebesar Rp.20.000, biaya administrasi rekening sebesar Rp.7000, dan biaya administrasi kartu sebesar Rp.1500.

Adapun syarat lain untuk pembuatan rekening ini yaitu, dengan menggunakan Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP). Program yang dikhususkan untuk mahasiswa UIN Jakarta ini merupakan program perdana yang diluncurkan oleh Bank Mandiri bersama UIN Jakarta. Selain itu, pembuatan rekening ini juga hanya bisa dilakukan di Bank Mandiri cabang UIN Jakarta.

Salah satu customer service Bank Mandiri, yang juga melayani pembuatan rekening ini, Eva Dewi, menuturkan, program pembuatan rekening KAPEL diharapkan dapat memudahkan mahasiswa untuk membayar biaya kuliah setiap semesternya, mengingat selama ini banyak mahasiswa yang harus antre ke bank untuk membayar biaya kuliah. Dengan memiliki rekening ini, mahasiswa dapat membayar kuliah di ATM Mandiri manapun, tanpa harus antre dan terikat dengan jadwal operasional Bank. Eva juga menambahkan, walaupun dikhususkan untuk membayar biaya kuliah, rekening KAPEL ini juga bisa digunakan mahasiswa untuk melakukan transaksi lainnya, seperti berbelanja, mentransfer uang, dan lain sebagainya.



Libur, Depan Kampus UIN Jakarta Tetap Macet

Untuk disiarkan          : Kamis 12 Februari 2015
Reporter                      : Syahidah Azzahra dan Dimas Bagus Laksono

Walaupun kegiatan mahasiswa UIN Jakarta saat ini sedang libur sesuai dengan kalender akademik, namun masih ada beberapa mahasiswa yang masih melakukan kegiatan di sekitar, maupun di kampus UIN Jakarta. Lokasi kampus satu UIN Jakarta yang tepat berada di arteri utama Jalan Ir. Juanda, Ciputat, sepertinya memang tidak pernah libur. Hampir setiap hari jalan utama yang menghubungkan kota Tangerang Selatan dan daerah Jakarta Selatan ini selalu dipadati oleh kendaraan bermotor yang melakukan aktivitas setiap harinya.

Salah satu pengendara sepeda motor yang setiap harinya melewati Jl. Ir. Juanda, Melawati, mengatakan, hampir setiap hari melewati jalanan Ir. Juanda karena lokasi kerjanya di daerah Pondok Indah. Mela mengatakan, hampir setiap hari juga terutama di jam padat seperti di pagi hari, dirinya harus merasakan kemacetan cukup panjang. Waktu tempuh dari rumah ke tempatnya bekerja bisa menjadi berjam-jam kalau sudah macet. Mela berharap, kedepannya semakin banyak pihak kepolisian yang bertugas di depan kampus satu UIN Jakarta atau di Jl. Ir. Juanda agar bisa membantu pengguna jalan, dan bisa mengurai kemacetan yang hampir setiap hari terjadi.


Mahasiswa jurusan Ilmu Hukum semester 2, Fahmi Hassan, mengatakan, memang harusnya pihak kepolisian bisa lebih aktif untuk membantu mengurangi kemacetan yang terjadi di depan kampus satu UIN Jakarta. Fahmi juga menambahkan, mungkin untuk para pengguna jalan bisa memilih jalur alternatif atau bisa berangkat lebih pagi untuk menghindari kemacetan.

Pesan Mahasiswa Untuk Gubernur DKI Jakarta

Untuk disiarkan          :           Kamis 12 Februari 2015
Reporter                      :           Dimas Bagus Laksono

Curah hujan yang akhir-akhir ini sedang tinggi di Indonesia khususnya di Jakarta tentunya menimbulkan masalah tahunan yang biasa melanda. Banjir memang sepertinya menjadi musibah tahunan yang sudah biasa dirasakan oleh sebagian besar masyarakat di ibu kota. Berbeda dengan tahun sebelumnya, tahun ini jumlah titik banjir di Jakarta semakin banyak dan semakin besar. Banyak daerah yang biasanya aman dari genangan banjir, justru ikut merasakan dampak dari curah hujan yang tinggi ini.

Sebagai Gubernur terpilih, Basuki Tjahaja Purnama atau yang biasa disapa Ahok, memiliki beberapa program-program untuk menanggulangi masalah kebanjiran. Tetapi, program-program yang direncanakan Ahok belum terlihat efektif sampai saat ini. Tentunya hal ini mengundang tanggapan beragam dari mahasiswa.

Mahasiswa jurusan Perbandingan Agama semester dua, Ricky Setiawan, mengatakan, harusnya pemerintah DKI harus lebih siap menghadapi masalah banjir yang tiap tahun datang. Pemerintah jangan hanya merencanakan program tanpa realisasi secara cepat, karena bagaimanapun masyarakat butuh langkah cepat dan akurat, bukan hanya janji dan program-program yang dijanjikan untuk menanggulangi musibah banjir yang sudah menjadi langganan.


Muhammad Andika, mahasiswa jurusan Agribisnis semester empat, juga mengatakan, selain langkah cepat dari pemerintah, warga DKI harus mau menjaga kebersihan, seperti membuang sampah pada tempatnya, dan banyak menanam pepohonan. Andika juga berpendapat, karena selain kesadaran pihak pemerintah, kesadaran pihak masyarakat juga diperlukan untuk mengatasi permasalahan banjir tersebut.

Selasa, 10 Februari 2015

Gudang Lantai Tujuh Gedung FDIKOM Bocor

Untuk Disiarkan          : Rabu 11 Februari 2015
Reporter                      : Aldinah Rosmi

Hujan deras yang mengguyur ibu kota dan sekitarnya sejak dua hari lalu mengakibatkan kerusakan bangunan. Tak terkecuali gudang lantai tujuh Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM) yang mengalami kebocoran akibat intensitas hujan yang tinggi.

Akibat gudang bocor, barang-barang yang ada di dalam seperti kursi dipindahkan ke gudang pusat. Kebocoran gudang pun berimbas pada bagian bawah lift yang sempat tergenang air hingga lutut kaki orang dewasa. Akhirnya petugas kebersihan bahu membahu membersihkan gudang sekaligus memperbaiki atap yang bocor. Selain itu, bocornya gudang mengakibatkan tembok rembes sehingga airnya menetes sampai lantai bawah.

Petugas keamanan FDIKOM, Nursyahid, mengatakan, gudang yang bocor karena hujan yang tak kunjung reda membuat ruangan becek dan kotor sehingga harus dibersihkan. Sementara itu menurut Nursyahid, kursi-kursi rusak yang dikeluarkan dari gudang tersebut akan dipindahkan ke gudang pusat, kemudian nantinya dikembalikan lagi ke fakultas jika sudah diperbaiki.
  


Banjir Hambat Mahasiswa Melakukan Kegatan di Kampus

Untuk Disiarkan          : Rabu 11 Februari 2015
Reporter                      : Aditiya Awaludin

Hujan yang mengguyur Jakarta dan sekitarnya dua hari kemarin mengakibatkan banjir di beberapa titik kawasan Jakarta. Hal ini mengakibatkan arus lalu lintas tersendat, dan berdampak kepada produktivitas masyarakat yang sulit untuk melakukan kegiatan atau aktivitasnya, tidak terkecuali mahasiswa UIN Jakarta. Tak sedikit mahasiswa yang harusnya menyelesaikan urusannya di kampus mengurungkan niatnya karena terhalang banjir.

Seperti mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM), jurusan KPI semester empat, Desty Aryani, mengatakan, Desty memiliki masalah dengan pengisian KRS sehingga mengharuskannya datang ke kampus, namun karena banjir hal itu harus ditunda dan  menunggu keesokan harinya. Selain itu banjir juga mengakibatkan jalan menjadi macet dan harus mencari jalan alternatif yang tidak banjir.


Ungkapan lain datang dari mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi (FST) semester empat, Fauzan Budi Prasetio, yang mengatakan, banjir sangat menghambat aktivitas, dan Fauzan menunda niatnya untuk membayar iuran semester di bank sekitar kampus karena akses jalan yang tergenang banjir.

Senin, 09 Februari 2015

RDKFM Berpartisipasi di Grand Launching Love Donation 2015

Untuk Disiarkan          : Selasa 10 Februari 2015
Reporter                      : Rizkika Utami

Dua hari yang lalu, acara yang di gelar oleh komunitas Young On Top (YOT) yakni grand launching Love Donation 2015, mengundang banyak komunitas. Salah satu komunitasnya adalah Radio Dakwah dan Komunikasi (RDK) FM UIN Jakarta. Selain RDKFM, komunitas Abang None, Earth Hour, Rampo Kantong Plastik, dan Merry Riana Campus Ambassador juga turut hadir. Fun Walk sebagai grand launching dari Love Donation 2015, bertujuan untuk mengkampanyekan ke masyarakat luas tentang donor darah yang akan dilaksanakan pada tanggal 14-15 Februari 2015 di Kota Kasablanka. Peserta Fun Walk berjalan dari FX Sudirman sampai ke Kota Bumi sambil membawa spanduk dan sesekali berteriak "Be A Hero" sebagai tagline donor darah. Alasan memakai tagline Be A Hero karena setiap pendonor bisa menjadi pahlawan-pahlawan buat mereka yang membutuhkan. Beberapa mahasiswa UIN Jakarta juga berpartisipasi sebagai panitia dan volunteer (dibaca: voluntir) Love Donation 2015.

Project Officer, salah satu Young Campus Ambassador (YCA), Universitas Pembangunan Nasional (UPN) jurusan Teknik Mesin, Rizki Dwi Okta, mengatakan, “Lets Share Love For Their Hope” menjadi tema Love Donation 2015. Selain pembukaan, juga ada presentasi dari setiap komunitas yang hadir, dan cek kesehatan gratis yang bekerjasama dengan volunteer Doctors, diantaranya cek kesehatan darah, gula, kolestrol, dan asam urat. Okta berharap, nantinya bisa mengumpulkan 1000 kantung darah, yang kemudian akan disebar melalui Palang Merah Indonesia (PMI) dan diberikan kepada teman-teman yang membutuhkan.


Volunteer Love Donation 2015, mahasiswa dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) jurusan Manajemen semester delapan, Umi dan Selvi, mendapatkan info tentang Fun Walk Love Donation dari twitter @kampusupdate, dan tertarik dengan acara ini lalu mendaftar sebagai volunteer.