Untuk Disiarkan : Kamis 13 November 2014
Reporter : Syahidah Azzahra
Minggu-minggu ini sudah mulai gencar tentang Pekan Pemilihan Raya (PEMIRA)
dan tidak dapat dipungkiri dalam PEMIRA juga bisa terjadi pelanggaran. Untuk para
mahasiswa yang baru ikut PEMIRA, dapat mengakses informasi lebih lanjut dengan
mengunjungi kantor sekertariat Komisi Pemilihan Umum (KPU). Perlu diketahui
bahwa kurangnya informasi dapat membuat terjainya pelanggaran-pelanggaran dalam
PEMIRA, dan pelanggaran tersebut dapat diadukan kepada Badan Pengawas Pemilu (BAWASLU)
di kantor akademik lantai tiga.
Humas KPU, Citra Kenanga, mengatakan, rentan sekali bagi para
pemilih pemula untuk melakukan terjadinya pelanggaran-pelanggaran dalam PEMIRA,
seperti pengumpulan KTM yang tidak jelas
alasannya. Sebenarnya hal itu tidak perlukan, karena KTM hanya diperlukan saat
pemilihan saja, adapun pengumpulan KTM sebenarnya diperlukan bagi yang
mendukung kandidat yang akan maju dalam PEMIRA, karena para kandidat memerlukan
10 persen dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) .
Mahasiswa Menejemen Dakwah semester satu, Muhammad Faiz Hasbullah, mengatakan, tidak begitu tahu tentang info PEMIRA,
dan juga tidak tahu siapa saja kandidat yang akan maju dan dapat dipilih.
Seharusnya diadakan sosialisasi PEMIRA terutama kepada pemilih pemula.
0 komentar:
Posting Komentar