Berita untuk disiarkan pada program NEWSTAINMENT, Senin-Jum'at pukul 09.00-10.00 WIB

Selasa, 09 Desember 2014

LDK KOMDA FISIP Gelar Seminar dan Bedah Buku Belajar Dari Partai Masyumi

Untuk disiarkan          : Rabu 10 Desember 2014
Reporter                      : Aldinah Rosmi

Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Komisariat Dakwah (KOMDA) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), kemarin siang menggelar acara seminar nasional dan bedah buku Belajar Dari Partai Masyumi yang diterbitkan oleh penerbit Al-Kautsar. Acara yang berlangsung di Auditorium FISIP tersebut menghadirkan beberapa narasumber, diantaranya Burhanudin Muhtadi (Pengamat Politik UIN), Artawijaya selaku penulis buku Belajar dari Partai Masyumi, serta Dr. Adhyaksa Dault (Mantan Menpora RI). Namun Dr. Adhyaksa Dault sakit dan akhirnya berhalangan hadir, sehingga diwakilkan oleh Alfian Tanjung. Adapun pembahasan utama dalam seminar kali ini yakni Mencari Role Model Partai Islam.

Dalam seminar tersebut, Burhanudin Muhtadi mengatakan, pembelajaran yang dapat diambil dari partai Masyumi adalah semangat pertukaran gagasannya, yakni dalam memutuskan sesuatu cenderung melalui perdebatan intelektual. Sedangkan Artawijaya menuturkan, pembelajaran penting dari partai Masyumi adalah selalu berusaha berjuang secara konstitusional dalam konteks kesabaran, yaitu tidak merusak, tetapi tetap kritis terhadap penguasa dan tidak lemah. Sementara itu, Alfian tanjung mengatakan bahwa Masyumi adalah realitas sejarah dan Role Model sangat bisa dibangun dalam politik Islam saat ini.


Ketua Pelaksana Seminar, Ridwan Akbar, mengatakan, sebenarnya panitia ingin mengangkat tema tentang presiden untuk menggiring opini kepemimpinan Islam terkait pemilihan presiden (Pilpres) lalu. Namun karena suatu kendala akhirnya diganti dengan tema Partai Islam ini. Disamping itu Ridwan menuturkan, seminar dan bedah buku ini di sponsori oleh penerbit Al-Kautsar. Namun tak disangka ternyata pemilik Al-Kautsar menghadiri langsung acara ini, padahal niatnya hanya untuk publikasi buku pak Artawijaya yang kebetulan di terbitkan oleh Al-Kautsar.  Ridwan menambahkan, antusias peserta luar biasa, bahkan ada beberapa peserta yang datang dari luar kampus UIN Jakarta, seperti mahasiswa dari Universitas Paramadina dan Universitas Negeri Jakarta (UNJ).

0 komentar:

Posting Komentar