Untuk Disiarkan : Senin 20
April 2015
Reporter :
Desi Eliska
Parkir
di lapangan Triguna bukan hal asing lagi bagi sebagian mahasiswa UIN Jakarta, yang memarkirkan
kendaraannya. Tapi, hal ini membuat sebagian mahasiswa merasa tidak
nyaman. Ketika pintu gerbang samping
kanan UIN Jakarta dibuka sebagai jalan masuk menuju lapangan Triguna,
penumpukan mahasiswa yang ingin masuk ke dalam kampus pun terjadi. Penumpukan ini disebabkan
oleh mahasiswa yang enggan memamarkirkan
kendaraannya ke lapangan Triguna.
Kebanyakan mahasiswa
lebih memilih menunggu di samping
Fakultas Dirasat Islamiyah (FDI),
hingga di tutupnya pintu menuju lapangan
Triguna.
Beragam
alasan pun dilontarkan mahasiswa yang enggan memarkirkan kendaraannya di lapangan
Triguna. Salah satunya yaitu, mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi
(FDIKOM), konsentrasi Jurnalistik semester dua, Luciana Amanda, yang mengatakan,
jika memarkirkan kendaraannya di lapangan Triguna akan memakan waktu dalam
berjalan, karena jarak fakultas yang cukup jauh sehingga akan membuatnya telat
mengikuti perkuliahan.
Pendapat
lain dituturkan oleh mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi (FST), jurusan
Fisika semester dua, Amaliyah Tryiana, yang mengatakan, Amaliyah akan tetap
memarkirkan kendaraannya di lapangan Triguna. Jika menunggu, tidak ada kepastian kapan gerbang
lapangan Triguna akan ditutup, sehingga menyebabkannya telat memasuki
perkuliahan.
Seperti
yang diketahui, sejak adanya pembangunan gedung parkiran dan perpustakan di UIN
Jakarta, pihak kampus pun menetapkan keputusan untuk memindahkan sementara tempat
parkir sebagian kendaraan ke lapangan Triguna hingga proyek pembangun usai
dibuat. Hal ini disebabkan karena kurangnya lahan parkir yang ada di dalam
kampus.
0 komentar:
Posting Komentar