Untuk Disiarkan : Selasa 14 april 2015
Reporter : Neneng Heryani
Terhitung mulai tanggal satu april
kemarin, pihak kereta api commuter line menaikan harga tiket berdasarkan
jauh kilometer tujuan penumpangnya. Hal ini tentu mengundang pro dan kontra
dalam masyarakat, terutama mahasiswa UIN Jakarta yang menggunakan transportasi
umum tersebut.
Salah satu mahasiswi Fakultas
Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FITK), jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra
Indonesia (PBSI) semester dua, Nailys Sa’adah, mengatakan, kenaikan harga commuter
line ini tentu ada alasannya. Mungkin dengan harga tiket yang lebih mahal,
pengguna kereta dapat lebih mendapatkan fasilitas yang nyaman.
Mahasiswi Fakultas Dakwah dan Ilmu
Komunikasi (FDIKOM), konsentrasi Jurnalistik semester dua, Arti Sutarti
Asyurawati, menuturkan, sebenarnya tidak masalah harga tiket commuter line
naik, karena uang untuk jaminan tiketnya dikembalikan lagi. Sehingga hal itu tidak
merugikan pengguna commuter line, khususnya mahasiswa.
0 komentar:
Posting Komentar