Untuk Disiarkan : Jumat 17 April 2015
Reporter : Tasya Khairally
Badan Eksekutif
Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) mengajak para mahasiswa untuk berdemo, terkait pemerintahan presiden Joko
Widodo yang dinilai memburuk. Mulai dari harga Bahan Bakan Minyak (BBM) dan harga pokok naik, nilai rupiah jatuh, serta konflik politik tak terselesaikan. Demo ini rencananya akan berlangsung pada 20 Mei mendatang, dan bertempat di Monas, Jakarta.
Menurut salah satu mahasiswa
Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi
(FDIKOM), konsentrasi Jurnalistik semester dua, Nur Faqih Ghazal, mengatakan,
sebagai orang yang mendukung Jokowi, Faqih merasa bertanggung jawab mengawasi
kebijakan-kebijakannya. Dari faktanya, banyak warga yang mengeluh. Mungkin pada aksi 20 Mei
mendatang akan ada perubahan, dan mungkin dari pemerintahannya bisa
saja presiden digulingkan. Namun,
mahasiswa yang turut dalam aksi tersebut hendaknya tidak sampai menjadi alat
politik, dari pihak-pihak tertentu.
Mahasiswa harus objektif dalam menghadapi kasus
kasus ini secara mendalam.
Salah satu mahasiswa Fakultas Dakwah
dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM), konsentrasi Jurnalistik semester dua, Ahmad
Muhajirin, menanggapi baik terhadap demo ini karena itu menandakan bahwa mahasiswa sekarang peduli
akan pemerintahan. Hal ini juga sebagai pondasi mahasiswa seluruh Indonesia,
tetapi untuk melakukannya tidaklah mudah.
0 komentar:
Posting Komentar