Berita untuk disiarkan pada program NEWSTAINMENT, Senin-Jum'at pukul 09.00-10.00 WIB

Senin, 18 Mei 2015

Tanggapan Mahasiswa Terkait Ketidakstabilan Ekonomi Indonesia



Untuk Disiarkan          : Selasa 19 Mei 2015
Reporter                      : Neneng Heryani

Kebijakan pemerintah untuk kembali menaikan harga bahan bakar dinilai dapat meresahkan masyarakat, karena kenaikan tersebut berdampak pada kenaikan harga pokok lainnya. Namun, setelah mengeluarkan kebijakan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis pertamax, pada 15 Mei lalu, PT. Pertamina meralat pengumuman tersebut. Hal ini tentu membingungkan masyarakat, sedangkan sudah banyak terjadi kenaikan harga bahan pokok lainnya di sejumlah wilayah di Indonesia.

Mahasiswi Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB), jurusan Perbankan Syari’ah semester empat, Mutiara, mengatakan, naik atau turunnya harga tentu menjadi hal yang wajar di setiap negara. Namun, kasus yang terjadi di Indonesia tentang ketidakstabilan ekonomi, tentu membawa dampak buruk bagi masyarakat. Apalagi, tahun ini Indonesia akan menghadapi pasar terbuka. Oleh sebab itu, kebijakan pemerintah yang mengerti akan keadaan masyarakat sangat berperan penting bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Mahasiswi Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM), konsentrasi Jurnalistik semester dua, Ratu Aisyah, menuturkan, kurangnya ketegasan  pemerintah dalam mengambil keputusan tentu menjadi hal yang sangat merugikan rakyat Indonesia. Akibatnya, hal ini akan mempersulit kehidupan ekonomi masyarakat menengah ke bawah. Ratu berharap, pemerintah lebih mengerti dan memperhatikan kemakmuran bersama.

0 komentar:

Posting Komentar