Untuk Disiarkan : Senin 15 Juni 2015
Reporter : Amimatul Iklilah
Jumat kemarin,
atas nama “Mahasiswa” mengadakan pagelaran Panggung Apresiasi Budaya di depan
gedung Student Center (SC), tepatnya di ruang terbuka hijau
yang akan dijadikan lahan parkir. Tujuan acara ini untuk mendeklarasikan ruang
terbuka hijau tersebut menjadi tempat atau ruang publik mahasiwa, dan bukan
menjadi lahan parkir. Acara bersama ini tidak dibiayai oleh siapapun. Untuk rangkaian acaranya sendiri, terdapat penampilan akustik, pembacaan sajak, antologi
puisi, dan penampilan saksofon.
Salah satu
pencetus ide Panggung Apresiasi Budaya, Ahmadi mengatakan, UIN Jakarta ini
sudah masuk dalam keadaan kritis, di mana lahan hijau yang menjadi lahan
serapan hujan dan tempat berkumpul mahasiswa, kini harus rela berubah menjadi
lahan parkir. Ahmadi menambahkan, untuk itu mengatas namakan seluruh mahasiswa
menolak area ini berubah menjadi lahan parkir. Walaupun proyek
tetap berjalan, tetapi lahan ini dipergunakan untuk ruang apresiasi mahasiswa.
Salah satu
pengisi acara, Adam dari Rusa Besi mengatakan, walaupun mahasiswa berbeda-beda
ranah, namun orang yang hadir dalam acara ini adalah orang-orang yang peduli
dengan lingkungan UIN Jakarta. Adam menambahkan, apabila kritik
itu dilarang, maka saatnya mahasiswa melawan.
0 komentar:
Posting Komentar