Untuk Disiarkan : Senin 12 Oktober 2015
Reporter : Tasya Khairally
Jumat lalu merupakan hari surat menyurat sedunia, di mana
sembilan oktober merupakan tanggal pendirian
Serikat Pos Dunia (Universal Post Union -
UPU), dan kini sudah lebih dari 180 unit pos negara tergabung dalam serikat
ini. Banyak hal yang dilakukan untuk
memperingati hari ini, yang intinya adalah
untuk mendukung dan menyemangati perkembangan pos di wilayah masing-masing. Tetapi, sebagian
orang tidak mengetahui peringatan hari tersebut.
Salah satu
mahasiswi Fakultas Adab dan Humaniora (FAH), Jurusan
Bahasa dan Sastra Arab (BSA) semester tujuh, Liza Nur Amalia mengatakan, di
zaman sekarang ini sudah minim sekali yang menggunakan jasa pos untuk mengirim
surat, karena sebagian besar orang sudah memilih tekhnologi yang instan seperti
handphone. Liza berharap, semoga anak anak-anak bangsa di era postmodern ini
khususnya, jangan pernah meninggalkan sejarah sedikitpun, rajin bersyukur
karena alat komunikasi di zaman ini sungguh sangat cepat dibanding dahulu,
yang menggunakan surat dan lama sampainya. Liza menambahkan, manfaatkan sebaik
mungkin kecanggihan teknologi yang ada, dan jangan menyalahgunakannya.
Menurut salah
satu mahasiswi
Fakultas Dirasat Islamiyah, semester satu, Balqis Inas, karena
sekarang banyak kalangan yang tidak mengetahui hari surat menyurat sedunia,
sebaiknya diadakan pameran atau sosialisasi dan bisa dipublikasikan lewat
media. Balqis berharap, semoga hari surat menyurat sedunia bisa lebih meriah
agar semua kalangan dapat merayakanya.

0 komentar:
Posting Komentar