Untuk disiarkan : Selasa 17 Oktober 2017
Reporter : Syarifatul Adibah
Peringatan Hari Pangan Sedunia H-P-S
setiap 16 Oktober/ menjadi tamparan bagi masyarakat dunia/ melihat krisis
pangan yang melanda masyarakat dibeberapa negara/ khususnya negara konflik//
H-P-S juga dijadikan momentum menguatkan peran generasi muda/ dalam membangun
pertanian dalam arti luas/ khususnya Indonesia yang disebut-sebut sebagai
negara agraris//
Mahasiswa Politeknik Kesehatan -poltekkes-
kemenkes Semarang/ Jurusan Gizi/ Pingki Larasputri Prihatin memaparkan/
perayaan H-P-S seharusnya mampu menjadikan seseorang lebih menghargai jasa
petani/ yang notabenenya sebagai tulang punggung pangan// Dimulai dari hal
kecil Pingki menambahkan/ menghargai petani bisa dilakukan dengan tidak
menyisakan makanan dan selalu makan makanan bergizi// Dirinya berharap/ petani
Indonesia semakin sejahtera/ dan Indonesia mampu mandiri dalam bidang pangan/
SERTA diversifikasi pangan yang sering
digalakkan tidak hanya sekedar seremonial/ tapi bisa diterapkan dalam kehidupan
sehari-hari//
Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu
Komunikasi F-D-I-KOM-/ Jurusan Kesejahteraan Sosial semester tiga/ Indra Fajri
mengatakan/ Kualitas pangan di Indonesia tinggi rendahnya adalah tanggung jawab
bersama// Sebagai konsumen/ tidak ada salahnya ikut memajukan industri
pertanian/ dengan senantiasa mengonsumsi produk pangan loKal/ yang memiliki
kualitas tak kalah dengan produk impor//
Menurut Indra/ Indonesia sudah saatnya menaikan kembali produk pangan
ekspornya/ jangan melulu impor dan menuruti monopoli pasar yang ada// Indra
berharap/ di H-P-S 2017 ini/ masyarakat dunia khususnya Indonesia lebih aware
dengan kualitas pangan masyarakat/ juga ikut partisipasi terhadap kemajuan
pertanian Indonesia///
0 komentar:
Posting Komentar