Untuk Disiarkan : Jumat 21 November 2014
Reporter : Aldinah Rosmi
Di era sekarang ini
problematika yang dialami remaja di Indonesia semakin marak. Di mana-mana
terjadi kasus kekerasan seksual, pergaulan bebas, pernikahan di bawah umur, dan
persoalan lainnya. Namun dari hasil penelitian beberapa lembaga, tak jarang para
remaja belum mengetahui dampak dari perilaku-perilaku tersebut.
Menurut mahasiswi UIN
Jakarta Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK), jurusan Ilmu
Keperawatan, Yessika Putri, mengatakan, pendidikan kesehatan reproduksi penting
diterapkan karena bisa menjadi modal untuk para remaja supaya tidak asal
bertindak tanpa berpikir. Yessika menambahkan, dengan adanya pendidikan
kesehatan reproduksi dan seksualitas dikalangan remaja akan membuat remaja tahu
tentang risiko-risiko yang dihadapi.
Sementara itu, menurut
mahasiswi Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM), Nur Halimah,
mengatakan, reproduksi dan seksualitas merupakan hal tabu yang kurang pantas
dibicarakan. Disamping itu, pendidikan reproduksi dan seksualitas juga terjadi
secara ilmiah jadi tidak begitu perlu diterapkan.
0 komentar:
Posting Komentar