Berita untuk disiarkan pada program NEWSTAINMENT, Senin-Jum'at pukul 09.00-10.00 WIB

Kamis, 20 November 2014

Who Is Malala?

07.45 Posted by Newsroom rdk , No comments
Untuk Disiarkan          : Jumat 21 November 2014
Reporter                      : Rohima

Nama Malala mungkin sudah tidak asing lagi bagi orang-orang yang memiliki ketertarikan terhadap isu-isu global, terutama tentang pendidikan bagi kaum perempuan. Malala Yousafzai, merupakan seorang gadis kelahiran 12 Juli 1997 yang juga seorang murid sekolah dan aktivis pendidikan dari  Kota Mingora di Distrik Swat, Pakistan.

Malala sangat gencar untuk melakukan kampanye mengenai pentingnya pendidikan bagi kaum perempuan. Hal ini dilakukan oleh Malala karena di daerah tempatnya tinggal, anak perempuan tidak diberi kesempatan untuk mengenyam pendidikan. Di awal tahun 2009, Malala untuk pertama kalinya menulis di blog, dengan nama samaran untuk BBC. Dalam blog tersebut Malala menuliskan betapa mengerikannya hidup di bawah pemerintahan Taliban, upaya mereka untuk menguasai lembah, dan pandangannya tentang pendidikan bagi kaum perempuan.

Atas segala keberaniannya menentang pemerintahan Taliban mengenai pendidikan bagi kaum perempuan, pada tanggal sembilan Oktober 2012, Malala ditembak di kepala dan leher dalam upaya pembunuhan oleh kelompok bersenjata Taliban. Penembakan ini terjadi di bus saat Malala pulang sekolah. Malala mendapatkan pengobatan di Inggris, dan akhirnya nyawa Malala dapat diselamatkan.  Perjuangan Malala menghasilkan penghargaan Nobel. Malala bersama dengan Kailash Styathi pada Oktober 2014 ini mendapatkan penghargaan Nobel dalam bidang Perdamaian. Penghargaan ini diberikan untuk segala perjuangan mereka dalam melawan penindasan anak-anak dan pemuda serta untuk mendapatkan hak pendidikan bagi mereka.

Menurut salah satu bagian dari 500 muslim yang berpengaruh di dunia, Irfan Amalee, Malala merupakan sosok seorang gadis yang sangat tangguh. Malala berani tampil sebagai seseorang yang berjuang untuk kelangsungan pendidikan anak perempuan di Swat, walaupun hal ini bertentangan dengan budaya di daerah sana.


Sedangan menururt mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM) jurusan Manajemen Dakwah semester tiga yang ditemui dalam acara bedah buku I Am Malala kemarin, Lailatul Jannah, Malala seperti sosok Ibu Kartini yang ada di Indonesia. Mereka sama-sama memperjuangan hak perempuan. Laila juga menambahkan, Malala adalah seorang pejuang yang sangat menginspirasi.

0 komentar:

Posting Komentar