Berita untuk disiarkan pada program NEWSTAINMENT, Senin-Jum'at pukul 09.00-10.00 WIB

Rabu, 08 April 2015

Kebiasaan Lupa Mahasiswa UIN Jakarta Mencabut Kunci Motor Setelah Parkir



Untuk Disiarkan          : Kamis 10 April 2015
Reporter                      : Nabila Puspa Asriyani

Setiap hari, ada saja dua sampai enam kunci motor mahasiswa UIN Jakarta yang masih tertinggal di motor. Patroli Satuan Pengamanan (Satpam) sekitar UIN Jakarta telah membuktikan. Selain mahasiswa yang memarkir motor berantakan, kunci yang menggantung di motor maupun bawah jok sudah menjadi hal biasa di UIN Jakarta. Kejahatan pencurian motor yang tiga bulan lalu terjadi, dikhawatirkan akan terulang. Jika ada kunci motor yang masih menggantung, petugas keamaan mencabut kunci, dan mencatat nomor polisi setelah itu diamankan di pos satpam.

Petugas keamanan Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM), Nursyadi mengatakan, alasan terburu-buru mahasiswa sering dilontarkan. Padahal, petugas keamanan selalu mengingatkan mahasiswa, agar tidak lupa mencabut kunci motornya. Nursyadi berharap, mahasiswa bisa datang tepat waktu, agar tidak terburu-buru dan akhirnya meninggalkan kunci.

Mahasiswa FDIKOM, jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), semester dua, Febriyanto, yang juga salah satu mahasiswa lupa mencabut kunci motor mengatakan, karena panik, faktor telat dan dosen galak menjadi alasan lupa mencabut kunci. Febri menambahkan, beruntungnya satpam selalu patroli, jadi motor insya Allah aman.

Mahasiswa lainnya, Niken Ayu Latifah, mengatakan, kebanyakan mahasiswa mungkin menganggap ini biasa saja. Mahasiswa berpikir satpam selalu mencabut kunci motor jika patroli. Padahal, kemungkinan yang tidak diinginkan bisa terjadi kapan saja.

0 komentar:

Posting Komentar