Untuk disiarkan :
Selasa 16 Desember 2014
Reporter : Aldinah Rosmi
Kepala Program Studi (Ka. Prodi) Bimbingan
Penyuluhan Islam (BPI) mengadakan workshop
dengan tema “Model Praktikum Profesi bagi Pembimbing dan Penyuluh Agama”. Acara
tersebut berlangsung kemarin di ruang
teater Prof. Dr. Aqib Suminto lantai dua Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi
(FDIKOM). Workshop yang berlangsung
dari jam 09.00-16.00 itu menghadirkan narasumber yang juga penyuluh, diantaranya
Dr. Taufik Hidayatullah M.Si yang membahas urgensi sistem penyuluhan agama
menjadi sinergitas seluruh stakeholder, serta H. Akmal Towe M.Si yang
memberikan materi tentang model praktikum bagi mahasiswa Prodi penyuluhan agama
di Perguruan Tinggi.
Kepala Prodi BPI, Dra. Rini Laili Prihatini, M.Si mengatakan, workshop ini memang sudah diencanakan,
mengingat sejak tahun 2010 Prodi BPI tidak megadakan Kuliah Kerja Nyata (KKN )
akhirnya diganti dengan model praktikum
profesi mikro dan makro. Sementara itu penyelenggara workshop mengumpulkan
seluruh dosen pamong dari lembaga mitra untuk mengevaluasi perjalanan dan mencari
model terbaru yang inovatif untuk membimbing mahasiswa BPI di lapangan nanti. Rini
menambahkan, workshop kali ini mendatangkan penyuluh dari Kementerian Sosial (Kemensos)
dan Kementerian Agama (Kemenag) se-Jabodetabek. Menurut Rini tujuannya adalah
untuk membangun jejaring kemitraan, mendorong Kemenag untuk membentuk asosiasi
tenaga pendidik dan profesi penyuluh.
Dalam workshop tersebut, H. Akmal Towe M.Si,
menyampaikan, tenaga penyuluh perlu mempersiapkan berbagai kegiatan penyuluhan
yang bersifat kreatif melalui model-model pendekatan yang lebih kreatif serta
aplikabel. Misalnya melalui permainan kartu yang disertai materi belajar dan
sebagainya. Selain itu, Akmal berharap mahasiswa selalu presentasi hasil
praktikumnya dihadapan petugas lapangan, agar dapat dievaluasi.
0 komentar:
Posting Komentar