Untuk Disiarkan : Senin 18 Mei 2015
Reporter : Lailaturahmah
Isra’ Mi’raj Nabi
Muhammad SAW merupakan salah
satu hari raya besar umat Islam. Isra’
Mi’raj adalah sebuah perjalanan Nabi Muhammad dari Masjidil Harom
(Mekkah) sampai Masjidil Aqsho (Palestina). Peristiwa yang terjadi pada tanggal
27 Rajab dalam tahun Islam, bertepatan pada sabtu, 16 Mei lalu. Hari tersebut dijadikan sebagai hari libur Nasional oleh pemerintah Indonesia. Terkait hal itu, kegiatan apa saja yang biasa dilakukan mahasiswa dalam memperingati Isra’ Mi’raj?
Berikut pernyataan
salah satu mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM),
jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) semester dua, Ahmad Fauzi,
menjelaskan, hampir di setiap kampung di daerahnya terdapat kegiatan peringatan Isra’ Mi’raj Nabi
Muhammad SAW. Inti dari
kegiatan tersebut adalah untuk mengajak masyarakat meneladani keteguhan, dan ketotalitasan para sahabat dalam mempercayai Rasulullah. Fauzi
menyatakan, tujuan acara tersebut untuk menambah keimanan dan mendapat nasehat-nasehat
kebaikan. Ada banyak manfaat
dari kegiatan memperingati Isra’
Mi’raj, salah satunya yaitu masyarakat dapat menjaga tali silaturahim
dengan sesama, dan masyarakat dapat
mengetahui sejarah Isra’ Mi’raj.
Adapula pernyataan
mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum (FSH), jurusan Akhwal Syahsiyah semester empat, Najla Nurul Aini, mengaku, mengikuti
sebuah organisasi yang pada setiap tahunnya, organisasi tersebut mengadakan
acara peringatan Isra’ Mi’raj Nabi
Muhammad SAW.
Dalam acara tersebut, terdapat pembacaan sholawat Nabi, dan ceramah agama yang
berhubungan dengan Isra’ Mi’raj. Salah
satu inti dari ceramah agama tersebut, pada peristiwa Isra’ Mi’raj, Allah memberikan Nabi Muhammad sebuah wahyu tentang perintah sholat lima waktu, dan penyebab kehancuran Islam
adalah dari umatnya sendiri yang meninggalkan shalat.
0 komentar:
Posting Komentar