Untuk Disiarkan : Selasa 17 Maret 2015
Reporter :
Siti Lailatus Sa’idah
Memasuki tiga minggu berjalannya
perkuliahan, volume kendaraan baik motor maupun mobil semakin meningkat. Hal
itu menyebabkan parkir liar kembali terjadi. Mahasiswa yang memarkir
kendaraannya tanpa memikirkan mahasiswa pejalan kaki, membuat jalan yang
seharusnya digunakan untuk pejalan kaki kini digunakan untuk memarkir kendaraan
mereka. Hal itu terjadi akibat tidak cukupnya
lahan untuk parkir yang telah disediakan. Ulah tersebut membuat mahasiswa lain
sampai telat untuk masuk kelas dan mengeluh dengan parkir liar yang terjadi.
Salah satu mahasiswa Fakultas Syari’ah dan
Hukum (FSH), jurusan Mu’amalat semester enam, Puri Pratiwi, menuturkan, jika
membawa kendaraan lebih baik memarkir di tempat yang sudah disediakan. Putri
juga menambahkan, jika tidak dapat lahan untuk parkir setidaknya tidak
mengganggu aktivitas mahasiswa pejalan kaki lain, dengan memarkirkan kendaraan
di sekitar trotoar.
Sedangkan menurut mahasiswa Fakultas Dakwah
dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM), konsentrasi Jurnalistik, semester dua, Nurma
Aulia, mengatakan, parkir liar ini terjadi karena lahan untuk parkir yang sudah
ada, tidak dapat menampung banyaknya kendaraan mahasiswa. Pihak fakultas
seharusnya membuat kebijakan mengenai masalah ini agar tidak merugikan banyak
mahasiswa, baik yang berjalan kaki maupun yang mempunyai kendaraan.
0 komentar:
Posting Komentar