Berita untuk disiarkan pada program NEWSTAINMENT, Senin-Jum'at pukul 09.00-10.00 WIB

Rabu, 30 September 2020

PENTINGNYA KENALI PASSION DIRI SENDIRI DALAM RAIH TUJUAN MASA DEPAN

23.51 Posted by Newsroom rdk , No comments

UNTUK DISIARKAN : KAMIS 01 OKTOBER 2020

REPORTER : RASYA AZZAHRA

FAKULTAS ADAB DAN HUMANIORA F-A-H -UIN- JAKARTA/ JURUSAN SASTRA INGGRIS BERHASIL MENGGERLAR ONLINE STUDIUK GENERALE DENGAN TEMA/ HOW TO STUDY SMART/ PADA RABU KEMARIN/ MELALUI APLIKASI ZOOM/ DAN MENGHADIRI NARASUMBER KEPALA JURUSAN ILMU PSIKOLOGI -UIN- JAKARTA/ RENA LATIFA// ACARA TERSEBUT BERTUJUAN/ MEMBERIKAN KESEMPATAN BAGI MAHASISWA UNTUK MENGETAHUI STRATEGI BELAJAR/ SEKALIGUS MENCALAI GOALS SECARA CERDAS/ AKTIF/ DAN KREATIF// 

RENA LATIFA MENGATAKAN/ SEBAGAI MAHASISWA/ TUJUAN MASA DEPAN HARUS SEGERA DIRENCANAKAN SECARA MATANG DAN BAIK/ AGAR LANGKAH MENGGAPAI TUJUAN TERSEBUT AKAN BERHASIL// DIRINYA MENAMBAHKAN/ MENGETAHUI KEMAMPUAN DIRI AKAN MEMBANTU MENGHADAPI TANTANGAN YANG ADA// DENGAN MEMFOKUSKAN DIRI KEPADA SATU HAL/ PROSES DAN RENCANA AKAN MAKSIMAL UNTUK DILAKUKAN// DIRINYA MENGATAKAN/ TENTUKAN TUJUAN ATAS KEMAUAN DIRI SENDIRI TANPA MENGIKUTI ORANG LAIN// MULAILAH MENGGAMBARKAN MIMPI ATAU TUJUAN YANG DIINGINKAN// JIKA SUDAH ADA/ AKAN MEMPERMUDAH MELALUI PROSES DAN TANTANGAN// NAMUN/ JIKA BELUM TAU TUJUAN DAN MIMPI KEDEPANNYA/ DIRINYA MENYARANKAN/ LAKUKAN SETTING MIND// MULAILAH MENGENAL DIRI SENDIRI/ SEPERTI PASSION DI DALAM DIRI/ DAN MEMILIKI VISUALISASI MASA DEPAN/ SEHINGGA MERENCANAKAN SUATU TUJUAN AKAN MUDAH//

MAHASISWA FAKULTAS DAKWAH DAN ILMU KOMUNIKASI F-D-I-KOM/ JURUSAN PENGEMBANGAN MASYARAKAT ISLAM P-M-I/ SEMESTER LIMA/ MUHAMMAD RAIHAN MENGATAKAN/ ACARA TERSEBUT SANGAT MEMBANTU MAHASISWA DALAM MEMULAI LANGKAH AWAL MENGGAPAI SUATU TUJUAN// PESERTA ACARA TERSEBUT MENGAKU/ LEBIH TERBUKA DALAM MERENCANAKAN GOALS/ DAN MENGETAHUI KEMAMPUAN YANG DIMILIKI// MENURUTNYA/ PROSES MENGENALI DIRI DALAM RANGKA MENCARI PASSION WAJIB DILAKUKAN// KETIKA PASSION SUDAH DIKETAHUI/ ARAH MENUJU MASA DEPAN AKAN MUDAH TERFOKUS/ DAN LANGKAH-LANGKAH YANG DIRENCANAKAN AKAN SEMAKIN MATANG DAN JELAS///

P-J-J: GURU ATAU SISWA YANG HARUS AKTIF?

UNTUK DISIARKAN : KAMIS 01 SEPTEMBER 2020

REPORTER : KIKI FARIKA GEATALVA

PROBLEMATIKA  PEMBELAJARAN JARAK JAUH P-J-J SATU PERSATU MENEMUI TITIK TERANGNYA/ SEPERTI PEMBERIAN KUOTA INTERNET GRATIS OLEH KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN -KEMENDIKBUD-// NAMUN/ TEKNIS PENGAJARAN MASIH MENJADI PROBLEMATIKA YANG BELUM DITEMUKAN TITIK TERANGNYA// PASALNYA/ ORANG TUA DAN SISWA MENGAKU MASIH KEWALAHAN SAAT P-J-J//

SISWA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN S-M-K DI BANDAR LAMPUNG/ MUHAMMAD HAIKAL MAULANA MENGAKU/ TERKENDALA DENGAN SISTEM P-J-J DI SEKOLAHNYA/ SEHINGGA DIRINYA KURANG PAHAM DENGAN MATERI PELAJARAN SEBAB/ GURU MENJELASKAN SEADANYA BAHKAN ADA YANG HANYA MEMBERIKAN TUGAS SAJA// DIRINYA JUGA TERKENDALA DENGAN BUKU// SISWA KELAS DUA S-M-K TERSEBUT BERHARAP/ ADA PERUBAHAN SISTEM PEMBELAJARAN YANG PASTI/ AGAR P-J-J LEBIH OPTIMAL//

MAHASISWA -UIN- JAKARTA/ FAKULTAS TARBIYAH DAN KEGURUAN F-I-T-K/ JURUDAN PENDIDIKAN BIOLOGI/ SEMESTER TIGA/ SITI MASRUROH BERPENDAPAT/ KENDALA YANG DIALAMI DISEBABKAN ADANYA KETERBATASAN DARI FASILITAS DAN RUANG GERAK// MENURUTNYA/ HAL TERSEBUT MEMBUTUHKAN KERJA SAMA ANTARA TENAGA PENGAJAR/ SISWA/ DAN WALI MURID// GURU HARUS LEBIH AKTIF DAN KREATIF DALAM MENGAJAR/ SEDANGKAN SISWA DAN WALI MURID HARUS MANDIRI JUGA KREATIF// MENURUTNYA/ KERJA SAMA YANG BAIK AKAN MENGHASILKAN SESUATU YANG BAIK///

BERPIKIR KRITIS JADI SOLUSI JAWAB BERITA HOAKS

 UNTUK DISIARKAN : KAMIS 01 SEPTEMBER 2020

REPORTER : RASYA AZZAHRA

ERA GLOBALISASI MEMUNCULKAN BERBAGAI MACAM TEKNOLOGI MAJU/ TAK TERKECUALI PADA BIDANG MEDIA// NAMUN/ BERITA HOAKS SERINGKALI MUNCUL DI LAMAN-LAMA N MEDIA SOSIAL -MEDSOS- MASYARAKAT// HAL TERSEBUT MERESAHKAN DAN MEMBUAT KEPANIKAN PADA LINGKUP MASYARAKAT// MAKA/ PENTINGNYA BERPIKIR KRITIS MERUPAKAN KUNCI DALAM MENCEGAH PENYEBARAN BERITA HOAKS YANG ADA//

DOSEN MATA KULIAH JURNALISTIK/ FAKULTAS DAKWAH DAN ILMU KOMUNIKASI F-D-I-KOM/ BERLIANA LUKITAWATI MENGATAKAN/ MEDIA ONLINE  MENJADI FAKTOR PENYEBAB KARENA/ BERSIFAT YANG SANGAT CEPAT SEHINGGA SUATU BERITA DAPAT DIDUPLIKASI ULANG DALAM HITUNGAN DETIK// DIRINYA MENUTURKAN/ FAKTOR KEMAMPUAN MANUSIA YANG AHLI DI BIDANG FRAMING/ MENGKONSTRUKSI BERITA/ DAN MEMANCING DENGAN JUDUL-JUDUL YANG CLICKBAIT MEMUDAHKAN TERSEBARNYA BERITA HOAKS// MENURUTNYA/ BERPIKIR KRITIS DALAM MENERIMA BERITA MERUPAKAN LANGKAH MENCEGAH PENYEBARAN BERITA HOAKS/ DENGAN SELALU MENGECEK SUMBER BERITA// JIKA DOMAIN BELUM TERVERIFIKASI DENGAN JELAS/ BERITA TERSEBUT TIDAK LAYAK DIPERCAYA// DIRINYA MENYARANKAN/ MENGGUNAKAN LAMAN DATA TURNBACKHOAX UNTUK MENGECEK SUATU BERITA// MAHASISWA PUN JANGAN SUNGKAN UNTUK MEMBERIKAN SANGGAGAN DENGAN BERITA YANG TEPAT/ JIKA DI MEDIA SOSIAL TERDAPAT HOAKS//

MAHASISWA F-D-I-KOM/ JURUSAN KOMUNIKASI PENYIARAN ISLAM K-P-I/ SEMESTER TIGA/ AQEEL AKBAR MENGATAKAN/ HOAKS HARUS SEGERA DIBASMI// SITUSI PANDEMI MENYEBABKAN MASYARAKAT TAKUT DENGAN PEMBERITAAN YANG ADA// MEDIA HARUS TETAP MENJADI SUBER VALID DAN TIDAK MENYEBARKAN BERITA-BERITA HOAX YANG MERESAHKAN// MENURUTNYA/ BERITA HOAKS HARUS DITINDAK TEGAS/ AGAR OKNUM YANG TIDAK BERTANGGUNG JAWAB TIFAK SEMBARANG MENYIARKAN SUATU BERITA// MENURUTNYA/ PENYIARAN BERITA HARUS SEHAT DAN TERLINDUNGI/ AGAR MASYARAKAT MENDAPATKAN KUALITAS INFORMASI YANG BAIK///

PENGHAYATAN PANCASILA JAWAB PROBLEMATIKA DI TENGAH PANDEMI

 UNTUK DISIARKAN : KAMIS 01 OKTOBER 2020

REPORTER : KIKI FARIKA GEATALVA

HARI KESAKTIAN PANCASILA DIPERINGATI SETIAP SATU OKTOBER/ DITETAPKAN BERDASARKAN KEPUTUSAN MENTERI/PANGLIMA ANGKATAN DARAT/ PADA 17 SEPTEMBER 1966// DENGAN TUJUAN/ MENGINGATKAN KEMBALI AKAN PENTINGNYA NILAI-NILAI PADA SETIAP SILA PANCASILA/ KHUSUSNYA BAGI KEHIDUPAN BANGSA INDONESIA/ PADA MASA PANDEMI/ PEMAKNAAN PANCASILA MENJADI JAWABAN ATAS PROBLEMATIKA YANG SEDANG DIHADAPI//

DOSEN MATA KULIAH PANCASILA FAKULTAS DAKWAH DAN ILMU KOMUNIKASI F-D-I-KOM/ LI IRFANI MENUTURKAN/ HARI KESAKTIAN PANCASILA MERUPAKAN HARI DISEPAKATINYA PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI BANGSA INDONESIA// PANCASILA MERUPAKAN KOMITMEN KERAKYATAN DAN KEBANGSAAN// MENURUTNYA/ DALAM KONDISI APAPUN TERMASUK PANDEMI/ BANGSA INDONESIA HARUS TETAP PADA KOMITMEN TERSEBUT/ UNTUK BERSAMA-SAMA MELANGKAH DEMI TERCAPAINYA CITA-CITA MENJADI BANGSA YANG MERDEKA/ TERUTAMA DARI PANDEMI YANG SEDANG MEWABAH/ DENGAN TERUS MEMATUHI PROTOKOL KESEJATAN AGAR INDONESIA DAPAT KELUAR DARI TEKANAN AKIBAT KRISIS BESAR// 

MAHASISWA F-D-I-KOM/ JURUSAN KESEJAHTERAAN SOSIAL -KESSOS-/ SEMESTER TIGA/ KHOSYI MUTTAQIEN SUGANDI MENUTURKAN/ PENGHAYATAN NILAI-NILAI PANCASILA DAN MENGAPLIKASIKANNYA DI KEHIDUPAN/ MENJADI CARA UNTUK MEMPERKOKOH BANGSA DI KONDISI PANDEMI//  MENURUTNYA/ JIKA MASYARAKAT TERUS MENGHAYATI TIAP-TIAP NILAI PANCASILA/ MAKA PROBLEMATIKA YANG DIHADAPI SAAT PANDEMI AKAN TERJAWAB// KHUSUSNYA DEMI MEMBANGKITKAN KEMBALI KESEJAHTERAAN SOSIAL MASYARAKAT/ YANG MENJADI PERMASALAHAN UTAMA// DIRINYA MENAMBAHKAN/ PROBLEMATIKA HARUS DIJAWAB OLEH SELURUH ELEMEN BERNEGARA// MASYARAKAT MEMILIKI TUGAS SALING BAHU MEMBAHU UNTUK MEMBANTU SESAMA/ GUNA MEMBANGKITKAN KEMBALI KESEJAHTERAAN DAN KEADILAN SOSIAL///

KRITIS LEBIH JAUH PERISTIWA G-30-S/P-K-I

UNTUK DISIARKAN : RABU 30 SEPTEMBER 2020

REPORTER : FALAH ALIYA

KOMUNISME ADALAH IDEOLOGI YANG DILAHIRKAN OLEH KARL MARX// PAHAM KOMUNIS SEMPAT BERKEMBANG MASIF DI INDONESIA/ HINGGA PADA 30 SEPTEMBER TERJADI PERISTIKA GERAKAN 30 SEPTEMBER/ PARTAI KOMUNIS INDONESIA G-30-S-/P-K-I/ PADA SATU OKTOBER/ DI JAKARTA DAN YOGYAKARTA// PERISTIWA TERSEBUT MENYEBABKAN TERBUNUHNYA ENAM PERWIRA TINGGI DAN SATU PERWIRA MENENGAH/ TENTARA NASIONAL INDONESIA T-N-I ANGKATAN DARAT A-D/ DALAM UPAYA KUDETA// 

DOSEN FAKULTAS ADAB DAN HUMANIORA F-A-H -UIN- JAKARTA/ PENGAMPU MATA KULIAH PENGANTAR ILMU SEJARAH/ JOHAN WAHYUDI MENUTURKAN/ PARA TOKOH GERAKAN KOMUNIS MERUPAKAN AWALNYA SECARA TIDAK LANGSUNG MENYADARKAN MASYARAKAT/ AKAN PERLUNYA MENGONSOLIDASIKAN KEKUATAN MELAWAN BELANDA// NAMUN/ SEJAK 1945/ GERAKAN KOMUNIS MELALUI P-K-I BANYAK BERSINGGUNGAN DENGAN IDEOLOGI LAIN/ TERMASUK NASIONALISME/ MILITERISME/ DAN ISLAM// DARI SITU/ MULAI ADA PEMINGGIRAN P-K-I SEBAGAI KONSEKUENSI PERTARUNGAN POLITIK// DIRINYA MENILAI/ KINI KOMUNISME HANYA DIJADIKAN KONTEN POLITIK UNTUK MEMPERKERUH PERSATUAN KEBANGSAAN// MODEL PEMERINTAH DENGAN APLIKASI EMPAT PILAR KEBANGSAAN DENGAN PENGAWASAN TERSTRUKTUR/ MASIH CUKUP KUAT MENJAGA KETAHANAN IDEOLOGI MASYARAKAT/ SERTA HARMONISASI ANTAR SESAMA// DIRINYA MERASA/ ISLAM PENTING DALAM MEMBINA KERUKUNAN ANTAR UMAT BERAGAMA/ DENGAN MENGEDEPANKAN WAJAH ISLAM YANG RAMAH/ PENYH SENYUM/ SANTUN/ SAN SENANTIASA MENGEDEPANKAN ASPEK MUSYAWARAH//

DOSEN F-A-H/ PENGAMPU MATA KULIAH TEORI-TEORI ILMU SOSIAL DALAM SEJARAH/ JAJANG JAHRONI MENGATAKAN/ BANYAK KABUT YANG MENYELIMUTI PERISTIWA G-30-S/P-K-I/ FAKTANYA BANUAK TEORI YANG MEMBANTAH P-K-I SEBAGAI DALANG PEMBUNUHAN DI MALAM 29 SEPTEMBER// MENURUTNYA/ MASYARAKAT HARUS KRITIS MELIHAT SEJARAH SEBAB/ BANYAK TEKA-TEKI SEPUTAR SERAKAN TERSEBUT// SEJARAH HARUS DITAFSIRKAN ULANG/ DILIHAT LEBIH KRITIS/ DIUJI KEMBALI/ AGAR KEBENARAN TERUNGKAP// KETUA LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT L-P-2-M -UIN- JAKARTA TERSEBUT MERASA/ SEJARAH MENGAJARKAN UNTUK MENCARI KEBENARAN// KEBANGKITAN KOMUNISME DAN P-K-I MERUPAKAN ISU YANG TERLALU DIBESAR-BESARKAN OLEH KELOMPOK TERTENTU///

Selasa, 29 September 2020

DEWAN PERS: INDEKS KEMERDEKAAN PERS NAIK PERINGKAT

UNTUK DISIARKAN : RABU 30 SEPTEMBER 2020

REPORTER : FALAH ALIYA

HASIL SURVEI PENYUSUNAN INDEKS KEMERDEKAAN PERS I-K-P DI 34 PROVINSI OLEH DEWAN PERS/ DISAJIKAN DALAM BENTUK LAPORAN I-K-P YANG AKAN BERMANFAAT UNTUK TERWUJUDNYA KEMERDEKAAN PERS DI INDONESIA// SURVEI I-K-P 2020 MERUPAKAN GAMBARAN DARI KONDISI KEMERDEKAAN PERS/ PERIODE JANUARI HINGGA DESEMBER 2019// SEHUBUNGAN DENGAN HAL TERSEBUT/ DEWAN PERS MENYELENGGARAKAN SOSIALISASI HASIL SURVEI I-K-P 2020 UNTUK PROVINSI BANTEN/ MELALUI ZOOM MEETING/ PADA SELASA KEMARIN//

TERTULIS DALAM SURAT UNDANGAN SOSIALISASI TERSEBUT/ SELAMA LIMA TAHUN BERTURUT-TURUT/ HASIL SURVEI I-K-P SECARA NASIONAL MENUNJUKKAN TREN PENINGKATAN// KATEGORI KEMERDEKAAN PERS YANG SEBELUMNYA AGAK BEBAS PADA I-K-P 2016-2018/ NAIK PERINGKAT MENJADI CUKUP BEBAS PADA 2019-2020// SECARA KESELURUHAN/ I-K-P 2020 DI PROVINSI BANTEN BERADA DALAM KATEGORI CUKUP BEBAS/ DENGAN NILAI TUJUH PULUH TUJUH KOMA TUJUH PULUH SATU// DALAM SURAT TERSEBUT TERTERA/ PENGHAMBAT PELAKSANAAN KEMERDEKAAN PERS DI INDONESIA/ YAITU ADANYA TEKANAN PEMILIK PERUSAHAAN PERS PADA KEBIJAKAN REDAKSI/ TERMASUK PENENTUAN ARAH POLITIK MEDIA/ INTERVENSI PEMERINTAH DAERAH TERHADAP ISI PEMBERITAAN/ ADANYA KEKERASAN TERHADAP WARTAWAN PADA MASA POLITIK 2019/ KURANGNYA KESEJAHTERAAN WARTAWAN/ DAN BANYAK WARTAWAN YANG KURANG MENJUNJUNG TINGGI ETIKA PERS//

KETUA PROGRAM STUDI KAPRODI- JURNALISTIK/ KHOLIS RIDHO MENGATAKAN/ UNTUK MENGATASI PERSOALAN YANG MENGHAMBAT PELAKSANAAN KEMERDEKAAN PERS DI INDONESIA/ MENURUTNYA/ PEMILIK MEDIA SEHARUSNYA ADALAH JURNALIS SEHINGGA/ ADANYA KESELARASAN DALAM PEMBERITAAN// TERKAIT KESEJAHTERAAN WARTAWAN/ DIRINYA MENYEBUT/ STANDAR UPAH DI SEMUA PERUSAHAAN DISESUAIKAN DENGAN UPAH MINIMUM REGIONAL U-M-R// KHOLIS MENGATAKAN/ BANYAK PERUSAHAAN MEDIA BERMAALAH DENGAN U-M-R/ SEHINGGA MENYIASATINYA DENGAN CARA KONTRIBUTOR LEPAS/ BERITA DARI NETIZEN DAN LAINNYA// DIRINYA MENUTURKAN/ JIKA MEDIA PERS IKUT BERPOLITIK BERARTI SUDAH MENYALAHI KODE ETIK// PERS HARUS BERSAMA KEPENTINGAN PUBLIK DAN MEMIHAK PADA KEBENARAN///

GENDER SERIES H-M-J HUKUM KELUARGA JADI WADAH PENANGANAN KASUS KEKERASAN SEKSUAL

UNTUK DISIARKAN : RABU 30 SEPTEMBER 2020

REPORTER : MILLA ROSA

MENURUT KOMISIONER SUBKOM PEMANTAUAN KOMISI NASIONAL –KOMNAS- PEREMPUAN/ SITI AMINAH TARDI/ PELECEHAN SEKSUAL MERUPAKAN BENTUK KEKERASAN SEKSUAL// KORBAN PELECEHAN SEKSUAL DAPAT MENIMPA SIAPA SAJA// KASUS PELECEHAN SEKSUAL TERHADAP PEREMPUAN BEBERAPA KALI TERJADI DI WILAYAH TANGERANG SELATAN// PADA FEBRUARI LALU/ MAHASISWA FAKULTAS TARBIYAH DAN ILMU KEGURUAN F-T-I-K UIN- JAKARTA/ MENGALAMI PELECEHAN DI BELAKANG GEDUNG IKATAN MAHASISWA MUHAMADIYAH I-M-M/ JALAN HAJI NIPAN/ CIPUTAT// AGAR HAL TERSEBUT TIDAK TERULANG KEMBALI/ PERLUNYA MEWUJUDKAN KAMPUS YANG AMAN DARI KEKERASAN SEKSUAL//

PRESIDEN JURUSAN HUKUM KELUARGA/ NANDA HUMARATUZZAHRA MENGATAKAN/ DALAM RANGKA MENGEDUKASI MAHASISWA TERKAIT PENGETAHUAN DASAR YANG HARUS DIMILIKI/ PIHAKNYA BERENCANA MENGADAKAN KEGIATAN PENGGALAKAN TERHADAP KEKERASAN ATAU PELECEHAN SEKSUAL SECARA RUTIN/ YANG AKAN DILAKSANAKAN SECARA DARING/ DAN TERBUKA UNTUK UMUM// SELAIN MENAMBAH PENGETAHUAN/ KEGIATAN TERSEBUT SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN AGAR JIKA SUATU SAAT MELIHAT ATAU JUSTRU MENGALAMI/ MAHASISWA SUDAH MENGETAHUI APA YANG HARUS DILAKUKAN//

FOUNDER GENDER TALK/ DARA AYU NUGROHO PUTRI MENGATAKAN/ TINDAKAN YANG TERMASUK KEKERASAN SEKSUAL/ YAKNI PELECEHAN/ AKTIVITAS ARBOSI/ PEMAKSAAN PERNIKAHAN/ PERKOSAAN/ KEKERASAN BERBASIS ONLINE/ DAN LAINNYA// BAHKAN/ KEKERASAN SECARA VERBAL ATAU NON VERBAL TERMASUK DALAM KEKERASAN SEKSUAL// DIRINYA MENUTURKAN/ JIKA MAHASISWA MENGALAMI KEKERASAN SEKSUAL/ MAKA CARI ORANG YANG PAHAM AKAN PERSOALAN GENDER UNTUK MENGADUKAN APA YANG DIALAMI// ATAU DAPAT MENGHUBUNGI HOTLINE PENANGANAN KEKERASAN SEKSUAL// DIRINYA MENEGASKAN/ PENTINGNYA PEDULI TERHADAP PENDERITA PELECEHAN SEKSUAL  TANPA MENYALAHKAN KORBAN// KEPALA BIDANG PEMBERDAYAAN PEREMPUAN HIMPUNAN MAHASISWA JURUSAN H-M-J HUKUM KELUARGA TERSEBUT BERHARAP/ ADANYA KEGIATAN GENDER SERIES MEMBUAT MAHASISWA LEBIH PEDULI DENGAN LINGKUNGAN KAMPUS// HAL TERSEBUT JUGA SEBAGAI LANGKAH ANTISIPASI AGAR HAL YANG PERNAH TERJADI///

-KEMENDIKBUD- RESMI LUNCURKAN PROGRAM GURU BELAJAR SERI PANDEMI COVID-19

 UNTUK DISIARKAN : RABU 30 SEPTEMBER 2020

REPORTER : FALAH ALIYA

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN -KEMENDIKBUD- MELALUI DIREKTORAT JENDERAL DIRJEN- GURU DAN TENAGA KEPENDIDIKAN G-T-K/ RESMI MELUNCURKAN PROGRAM GURU BELAJAR SERI PANDEMI COVID-19/ DALAM WEBINAR VIA ZOOM MEETING DAN LIVE STREAMING AKUN YOUTUBE DIRJEN GTK KEMDIKBUD RI/ PADA SELASA KEMARIN// SASARAN PROGRAMNYA YAITU/ SELURUH GURU YANG MEMILIKI AKUN PADA SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PENGEMBANGANGAN KEPROFESIAN DAN KEBERLANJUTAN SIM- P-K-B//

DALAM WEBINAR TERSEBUT/ -DIRJEN- G-T-K/ IWAN SYAHRI MENGUNGKAPKAN/ TANTANGAN PANDEMI HADIR BAIK DARI KONTEKS KONDISI BELAJAR/ METODE BELAJAR/ MAUPUN TANTANGAN OPERASIONAL// TERDAPAT SEMBILAN PULUH ENAM KOMA ENAM PERSEN SISWA BELAJAR DARI RUMAH/ KONDISI TERSEBUT DIBUAT LEBIH KOMPLEKS DENGAN METODE BELAJAR TERBATAS// IWAN MENJELASKAN/ PROGRAM GURU BELAJAR DAPAT MENINGKATKAN KEMAPUAN GURU DALAM MERANCANG P-J-J DENGAN PENYEDERHANAAN KURIKULUM/ MENGELOLA P-J-J DENGAN MURID/ MELAKUKAN ASESMEN P-J-J YANG BERDAMPAK PADA KUALITAS PEMBELAJARAN/ DAN MENGGUNAKAN TEKNOLOGI AGAR P-J-J EFEKTIF// DIRINYA MENAMBAHKAN/ PROGRAM TERSEBUT TERDIRI DARI TAHAP ORIENTASI PROGRAM/ BIMBINGAN TEKNIS BIMTEK-/ PENDIDIKAN DAN PELATIHAN DIKLAT-/ DAN PENGIMBASAN//

MAHASISWA FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN F-I-T-K –UIN- JAKARTA/ JURUSAN PENDIDIKAN ISLAM ANAK USIA DINI PIAUD-/ SEMESTER LIMA/ HADIYATUN NADIYAH MENILAI/ PROGRAM TERSEBUT CUKUP BAIK DILUNCURKAN SAAT INI/ KARENA PENDIDKAN DI INDONESIA HARUS TETAP BERJALAN SEPRTI NORMAL/ WALUPUN DENGAN KURIKULUM YANG BERORIENTASI PADA SITUASI SEKARANG// MENURUTNYA/ SKALA INDIKATORNYA TIDAK HANYA DIDASARI DARI GURU ATAU PROGRAMNYA/ TAPI BAGAIMANA GURU/ ORANG TUA/ DAN MURID MENJADI SEBUAH SIMBIOSIS MUTUALISME// NADIYAH MENUTURKAN/ UNTUK ANAK USIA DINI/ ORANG TUA BERPERAN UTAMA DALAM MENDAMPINGI/ MEMBERI PERHATIAN/ BERINTERAKSI/ BERSOSIALISI AGAR ANAK DAPAT SEMANGAT DALAM BELAJAR// MENURUTNYA/ KEBUTUHAN FISIOLOGIS/ SOSIAL/ PENGHARGAAN/  MAUPUN AKTUALISASI ANAK HARUS TERPENUHI///

RISET PERINGATAN DINI TSUNAMI GEMPARKAN PUBLIK/ BERIKUT TINJAUANNYA DARI SEGI PSIKOLOGI DAN AGAMA

UNTUK DISIARKAN : RABU 30 SEPTEMBER 2020

REPORTER : MILLA ROSA

PAKAR TSUNAMI DARI BADAN PENGKAJIAN DAN PENERAPAN TEKNOLOGI B-P-P-T/ WIDJO KONGKO MENGONFIRMASI/ RISET INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG I-T-B DAN BADAN METEOROLOGI KLIMATOLOGI DAN GEOFISIKA B-M-K-G/ MENGENAI GEMPA DAN TSUNAMI// BERDASARKAN MODEL SKENARIO KEBENCANAAN/ JIKA SEGMEN-SEGMEN MEGATHRUST DI SEPANJANG JAWA TERJADI BERSAMAAN/ MENGAKIBATKAN TSUNAMI DENGAN SKALA YANG KUAT// HAL TERSEBUT MEMBUAT MASYARAKAT CEMAS// NAMUN/ RASA CEMAS YANG DIALAMI PERLU DIPERHATIKAN/ GUNA MENJAGA KESTABILAN PSIKIS//

DOSEN TETAP FAKULTAS PSIKOLOGI F-PSI/ MULIA SARI DEWI MENGATAKAN/ PERINGATAN DINI TSUNAMI PERLU DILAKUKAN/ AGAR MASYARAKAT WASPADA/ BELAJAR DARI PENGALAMAN SEBELUMNYA// INFORMASI TERSEBUT DITINDAKLANJUTI DENGAN EDUKASI PADA MASYARAKAT/ DAN PERSIAPAN LAINNYA OLEH LEMBAGA TERKAIT UNTUK MENGANTISIPASI ATAU MEMINIMALISIR RESIKO// DIRINNYA MENJELASKAN/ CARA AGAR TENANG DALAM MENGHADAPI SITUASI YANG BELUM TENTU TERJADI/ YAKNI ARAHKAN KESADARAN BAHWA INDONESIA MERUPAKAN NEGARA RENTAN BECANA/ PADA USAHA-USAHA UNTUK MEMPERSIAPKAN DIRI APABILA BENCANA DATANG/ KEMUDIAN BANGUN MINDSET POSITIF MENGENAI BENCANA/ LALU MINDFULNESS YAITU FOKUS PADA KESIBUKAN SAAT INI UNTUK MENGHINDARI OVERTHINKING/ SEBAB KONDISI JIWA BERGANTUNG PADA PEMIKIRAN//

KETUA LEMBAGA DAKWAH KAMPUS SYAHID L-D-K-S FAKULTAS DAKWAH DAN ILMU KOMUNIKASI F-D-I-KOM/ MUZAMMIL FATAH MENGATAKAN/ ALLAH MEMBERIKAN MUSIBAH AGAR MANUSIA DAPAT BERMUHASABAH/ MEMPERBAIKI DIRI/ SERTA MENGAMBIL HIKMAHNYA// DIRINYA MENGATAKAN/ SEMUA YANG TERJADI SUDAH BERDASARKAN KETENTUAN-NYA// ALQURAN MENYEBUTKAN/ SETIAP MUSIBAH DAN BENCANA ADALAH AKIBAT PERBUATAN DAN KESALAHAN MANUSIA// DALAM ISLAM/ KIAMAT TERBAGI MENJADI DUA/ YAKNI KIAMAT BESAR DAN KECIL// BENCANA-BENCANA ALAM YANG TERJADI MERUPAKAN KIAMAT KECIL ATAU KIAMAT SUGRA// OLEH KARENA ITU/ FOKUSLAH MEMPERBAIKI DIRI/ BERAMAL SOLEH/ DAN MENEBAR KEBERMANFAATAN///