Berita untuk disiarkan pada program NEWSTAINMENT, Senin-Jum'at pukul 09.00-10.00 WIB

Selasa, 27 Oktober 2015

Final Freekick Futsal Competition


Untuk Disiarkan          : Rabu 28 Oktober 2015
Reporter                      : Amimatul Iklilah

Kemarin, berlokasikan di Hall Student Center (SC) UIN Jakarta digelar Final dari  Freekick Futsal Competition. Setelah melangsungkan selama empat hari perlombaan, dari tanggal 24 hingga kemarin, terpilihlah juara dari perlombaan tersebut. Juara pertama diraih oleh Pass Fc, juara kedua oleh Pingkal Fc, juara ketiga Udah Lu Tenang Fc, dan juara ke-empat Unwar Fc. Untuk pembagian hadiah dan pengumuman pemenang akan dilaksanakan saat Closing Ceremony RDK Offair (Roffair) 2015, tepatnya pada hari kamis besok di Hall SC.

Ketua Pelaksana Roffair 2015, Faisal Abdul Aziz mengatakan, ajang futsal ini sangat menarik dan baik tentunya. Dari acara tersebut, selain kompetisi banyak hal yang didapat, seperti teman baru dan pengalaman baru. Faisal menambahkan, puas akan pertandingan futsal, walaupun selama empat hari berjalan tetapi tidak memupuskan semangat panitia yang ada.


Penanggung Jawab Freekick Futsal Competition, Alfian Aji mengatakan, antusias para peserta cukup besar dalam acara ini. Hal itu dapat dilihat dari jumlah kuota yang mencapai target. Alfi menambahkan, acara tahunan ini, dari tahun ke tahun semakin baik, dan diharapkan untuk tahun selanjutnya lebih meriah. 

Seminar FAH Bicara RUU Kebudayaan

Untuk Disiarkan           : Rabu 28 Oktober 2015
Reporter                     : Amimatul Iklilah

Kemarin, Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) menggelar seminar ‘Kebudayaan’ di Auditorium Utama Harun Nasution UIN Jakarta. Seminar tersebut mengangkat isu terkait Rancangan Undang-Undang (RUU) Kebudayaan berserta keberadaannya. Dengan pembicara Ketua Panja RUU, Ir. Ridwan Hasyim dan Jurnalis Harian Ilham Khoiri, dialog tersebut bertujuan memperkuat dan meningkatkan citra dan persatuan akan kebudayaan Indonesia.

Dalam pemaparan materinya, Ir. Ridwan Hasyim mengatakan, Panja RUU amatlah penting dilihat dari segi sosiologis empirik. Selain itu, bahasan tentang kebudaayaan sangat terbuka akan masukan, saran dan kritik. Ridwan menambahkan, dengan adanya masukan dan lainnya, itu dapat menyempurnakan lembar demi lembar RUU tersebut.

Dekan FAH, Prof. Dr. Sukron Kamil mengatakan, keberadaan RUU juga sebenarnya sangat mengkhawatirkan, karena makna dari kebudayaan itu sendiri yang cenderung sempit. Sukron menilai, sebagian besar publik resah akan RUU kebudayaan, seperti halnya RUU tentang rokok kretek yang menjadi warisan budaya nasional, yang memicu pro kontra dalam masyarakat.


Senin, 26 Oktober 2015

Komentar Peserta Ta’aruf KPI

Untuk Disiarkan          : Selasa 27 Oktober 2015
Reporter                      : Muhammad Fadly Dzil Iqbal

Ta’aruf Jurusan Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) telah usai sejak Minggu lalu. Namun acara yang meriah itu masih sangat terasa melekat di dalam pikiran para peserta yang berasal dari mahasiswa baru. Kenangan indah yang didapat tidak akan mudah terlupakan, karena kenangan indah akan selalu tersimpan dalam memori otak dan selamanya akan terkenang. Seperti kata para peserta yang masih merasakan kenangan itu sampai sekarang.

Peserta Ta’aruf KPI, Carlita mengatakan, senang sekali ikut acara Ta’aruf ini karena bisa kenal banyak orang dan mempunyai banyak teman baru. Bagi teman-teman yang tidak ikut pasti akan merasa menyesal. Carlita berharap, semoga tahun depan ketika Carlita menjadi panitia, bisa membuat acara yang seperti ini atau bahkan lebih baik lagi dari ini.

Peserta lainnya, Misbakhul Khoir mengatakan, banyak sekali pelajaran yang bisa diambil dari Ta’aruf kemarin, yakni kebersamaan, menghilangkan batasan-batasan antar kelas, kenangan indah, dan pelajaran berharga dari para senior KPI itu sendiri. Misbah mengaku tidak menyesal sama sekali ikut acara Ta’aruf kali ini.

Mahasiswa UIN Jakarta Sabet Grand Finalist HGL 2015



Untuk Disiarkan          : Selasa 27 Oktober 2015
Reporter                      : Nabila Puspa Asriyani

HiLo Green Leader (HGL) 2015 merupakan ajang pencarian pempimpin yang peduli terhadap isu lingkungan, berinisiatif tinggi dan mampu menggerakkan komunitas-komunitas untuk melakukan aksi hijau yang menginspirasi masyarakat luas agar semakin peduli terhadap kelestarian lingkungan hidup. Untuk menjadi bagian dari HGL 2015 bukan merupakan hal yang mudah didapatkan oleh pemuda biasa. Adalah Edy Fajar Prasetyo, Mahasiswa Jurusan Agribisnis Fakultas Sains dan teknologi (FST) UIN Jakarta, berhasil masuk sebagai Grand Finalist Hilo Green Leader 2015, kegiatan yang merupakan bagian Expo Konferensi Tingkat Tinggi Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (APEC) di Nusa Dua, Bali, yang diselenggarakan oleh produsen poduk Hilo. Di kegiatan sebelumnya, seluruh finalis dikarantina di Jakarta dan Bali  pada awal  Oktober lalu. Selain itu, mereka juga diminta membawa produk kerajinan untuk dijadikan ciri khas dari setiap peserta. Adapun kegiatannya meliputi sharing session, Persiapan Ecoeducator, dan Shooting. HiLo Green Leader bukan merupakan ajang pemilihan Duta atau Pageant.

Grand Finalist HGL 2015, Edy Fajar Prasetio, mengatakan, winner HGL 2015 nantinya bersama HiLo akan melakukan aksi untuk menginspirasi masyarakat baik secara langsung maupun melalui media sosial, dengan mengikuti kegiatan-kegiatan sosial yang terkait dengan isu lingkungan, serta secara organik menginisiasi program-program lingkungan untuk dijalankan. Edy menambahkan, berterima kasih kepada teman, sanak keluarga, pacar dan lainnya atas dukungan serta doa yang diberikan kepadanya.

Mahasiswa agribisnis lainnya yang merupakan teman Edy, Bimo Ari, mengatakan, bangga prestasi yang didapat oleh temannya. Sebelumnya Edy juga mendapat gelar jawara plastik dari kampus Ciputat. Bimo berharap, Edy dapat berkarya lebih nyata dan semakin mengharumkan nama UIN Jakarta.

UIN Jakarta Akan Perbanyak Publikasi Artikel Scopus



Untuk Disiarkan          : Selasa 27 Oktober 2015
Reporter                      : Nabila Puspa Asriyani

Kemarin, UIN Jakarta menggelar Workshop Tata Kelolaan “Sosialisasi Remunerasi, Urgensi Kontrak Kinerja IKU dan SPI Charter” yang diselenggarakan oleh Satuan Pengawas Internal (SPI) di Syahida Inn UIN Jakarta.

Dalam pidatonya, Rektor Prof Dr Dede Rosyada MA berharap, jumlah publikasi artikel ilmiah dosen UIN Jakarta pada jurnal terindeks Scopus di tahun depan, bisa mencapai 300-an artikel. Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) diharap memfasilitasi terpublikasikannya jurnal ilmiah para dosen pada jurnal-jurnal tersebut. UIN Jakarta ingin meningkatkan publikasi, dan ini merupakan tantangan, di mana Rektor meminta LP2M bisa mempersiapkan 300 artikel ilmiah terbit dalam jurnal terindeks Scopus. Artikel demikian, harapnya, masing-masing disumbangkan oleh dosen di 11 fakultas, Sekolah Pascasarjana, dan lembaga yang ada di UIN Jakarta. Fungsi utama Scopus adalah membuat indeks literatur ilmiah untuk memberikan informasi yang akurat mengenai metadata masing-masing artikel ilmiah secara individual, termasuk di dalamnya adalah data publikasi, abstrak, referensi, dan lainnya. Rektor optimis, jumlah artikel terbit dalam jurnal demikian bisa terpenuhi.

Salah satu Dosen Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB), Novalia Agatra mengatakan, pengguna Scopus dengan mudah mendapatkan informasi mengenai apa yang sudah dipublikasikan oleh penerbit-penerbit atau lembaga-lembaga riset dari seluruh dunia, dan kemana sebaiknya karyanya dipublikasikan.

Perdelapan Final Freekick Futsal Competition



Untuk Disiarkan          : Selasa 27 Oktober 2015
Reporter                      : Nia Nadia

Suasana saat perdelapan final Freekock Futsal Competition berlangsung, Senin (26/10)


Masih dalam rangkaian acara RDK Offair (Roffair) 2015 “Sounds of Culture”, Freekick Futsal Competition dengan tema “Make Fair Play To Be Our Culture”, sudah memasuki tahap perdelapan final. Kopetisi ini sudah berlangsung sejak sabtu kemarin sampai hari ini, untuk masuk ke babak perempat final, semi final, dan final. Adapun jadwal untuk hari ini yaitu babak perempat final, yang berlangsung dari jam setengah sembilan pagi sampai jam satu siang. Kemudian, dilanjutkan pertandingan untuk memperebutkan juara ketiga, dan selanjutnya babak Final untuk perebutan juara satu dan dua, di hall student center UIN Jakarta.

Salah satu panitia acara, Meifan Abdillah mengatakan, untuk saat ini menentukan siapa yang akan menjadi pemenang masih sangat sulit, karena memang semua tim memiliki kans yang sama, dan semua tim juga bermain dengan sangat bagus dan sportif.  

Panitia lainnya, Neneng Heryani mengatakan, sejauh ini acara berjalan lancar, namun pada perdelapan final kemarin, ada satu tim yang terlambat hadir dalam pertandingan. Sesuai dengan peraturan pada saat technical meeting, tim tersebut didiskualifikasi dan tidak bisa ikut bertanding.